Bos KCIC Sebut Teknologi Kereta Cepat China Punya Manfaat Ekonomi
Sabtu, 13 November 2021 - 13:50 WIB
loading...
A
A
A
Semua didasari pada akhir tahun 2020, total panjang kereta cepat yang beroperasi di dunia sekitar 58.000 km, 38.000 km di antaranya atau lebih dari 65% beroperasi di China. Jaringan HSR dengan total panjang 38.000 km sekarang mencakup wilayah dalam kondisi geologi dan iklim yang berbeda.
Teknologi kecepatan tinggi yang canggih dan terbukti, berdasarkan banyak praktik dalam konstruksi dan operasi, China telah menetapkan sistem teknologi kereta cepat yang mencakup enam aspek sebagai rekayasa lintasan, EMU kecepatan tinggi, kontrol kereta, catu daya traksi, operasi dan manajemen, serta pencegahan serta kontrol risiko.
Keamanan dan keandalan yang tinggi juga jaminan kereta cepat. Sistem jaminan keamanan kereta cepat dari manajemen loop tertutup sudah dibuat.
Baca juga: Link Live Streaming Resepsi Pernikahan Ria Ricis dan Teuku Ryan
"Dengan pendekatan yang efektif seperti pemantauan dan inspeksi infrastruktur dan peralatan secara real-time, sistem pemantauan pencegahan bencana, pemeliharaan dan perbaikan mekanis yang digunakan untuk seluruh proses dan manajemen digital untuk memastikan keamanan," katanya.
Teknologi kecepatan tinggi yang canggih dan terbukti, berdasarkan banyak praktik dalam konstruksi dan operasi, China telah menetapkan sistem teknologi kereta cepat yang mencakup enam aspek sebagai rekayasa lintasan, EMU kecepatan tinggi, kontrol kereta, catu daya traksi, operasi dan manajemen, serta pencegahan serta kontrol risiko.
Keamanan dan keandalan yang tinggi juga jaminan kereta cepat. Sistem jaminan keamanan kereta cepat dari manajemen loop tertutup sudah dibuat.
Baca juga: Link Live Streaming Resepsi Pernikahan Ria Ricis dan Teuku Ryan
"Dengan pendekatan yang efektif seperti pemantauan dan inspeksi infrastruktur dan peralatan secara real-time, sistem pemantauan pencegahan bencana, pemeliharaan dan perbaikan mekanis yang digunakan untuk seluruh proses dan manajemen digital untuk memastikan keamanan," katanya.
(uka)
Lihat Juga :