Mandiri E-Money Kini Bisa Digunakan di Layanan Teman Bus
Sabtu, 13 November 2021 - 16:06 WIB
loading...
Penyerahan kartu Mandiri-E-Money secara simbolis kepada Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman pada peresmian layanan Teman Bus. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Bank Mandiri terus memperkuat dukungan pada Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Komitmen ini diwujudkan lewat penggunaan kartu prabayar Mandiri E-Money untuk pembayaran Tap On Bus pada layanan Teman Bus di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Teman Bus merupakan implementasi program Buy the Service dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk pengembangan angkutan umum di kawasan perkotaan berbasis jalan, yang menggunakan teknologi telematika andal dan berbasis non tunai untuk meningkatkan keselamatan, keamanan serta kenyamanan mobilisasi masyarakat.
Baca juga: Capital League Bali WMM 2021, 15 Peserta Hadapi Tantangan dan Pendampingan dari Mentor Profesional
Menurut SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri , Thomas Wahyudi, inisiatif kerja sama ini merupakan realisasi visi Bank Mandiri menjadi mitra keuangan pilihan utama yang berbasis pada keunggulan layanan digital perbankan.
“Inisiatif ini sangat sederhana, namun sangat efektif karena kartu E-Money ini multifungsi. Artinya akan banyak keuntungan yang dapat dirasakan pemegang kartu. Kami berharap, inisiatif ini juga dapat berkontribusi pada kenaikan transaksi di channel E-Money," kata Thomas dalam keterangan resminya, Sabtu (13/11).
SVP Region X Sulawesi dan Maluku, Muhammad Ashidiq Iswara mengatakan, pembayaran Tap On Bus ini tidak hanya dapat dilakukan di Kota Makassar saja. Ke depan, program ini sangat dimungkinkan untuk diimplementasikan di titik lokasi lainnya.
Baca juga: Memasuki Capital League Phase 1, Wirausaha Muda Mandiri Business Existing Berlangsung Sengit!
Lebih lanjut Iswara menjelaskan, pemegang kartu Mandiri E-Money juga sangat diuntungkan karena uang elektronik berbasis kartu ini telah memiliki ekosistem pengguna dan merchant yang sangat luas, sehingga dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi.
Agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai transaksi non tunai, Thomas menambahkan, kartu E-Money juga dapat diisi ulang dengan menggunakan aplikasi Livin' by Mandiri pada telepon pintar Android yang memiliki fitur NFC (near field communication), iOS (iPhone) maupun e-Commerce yang sudah bekerja sama dengan Bank Mandiri, termasuk pada ATM dan Kantor cabang Bank Mandiri terdekat.
“Inisiatif kerja sama ini sejalan dengan keinginan Bank Mandiri untuk terus memberikan nilai tambah kepada mitra serta upaya kami untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi transaksi tunai sebagaimana dicanangkan pemerintah melalui Bank Indonesia dalam Gerakan Nasional Non Tunai,” imbuh Thomas.
Baca juga: Mau Berkarir di Bank Mandiri? Simak Lowongan dan Syaratnya
Sebagai informasi, Bank Mandiri telah menunjukkan konsistensinya dalam dukungan pada gerakan Gerakan Nasional Non Tunai, antara lain melalui kenaikan jumlah penerbitan kartu berlogo Mandiri E-Money yang kini telah mencapai 25,2 juta kartu.
Pada akhir Oktober 2021, frekuensi finansial Mandiri E-Money sebesar 790 juta transaksi, dengan nilai transaksi finansial mencapai lebih dari Rp 13,5 triliun.
Teman Bus merupakan implementasi program Buy the Service dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk pengembangan angkutan umum di kawasan perkotaan berbasis jalan, yang menggunakan teknologi telematika andal dan berbasis non tunai untuk meningkatkan keselamatan, keamanan serta kenyamanan mobilisasi masyarakat.
Baca juga: Capital League Bali WMM 2021, 15 Peserta Hadapi Tantangan dan Pendampingan dari Mentor Profesional
Menurut SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri , Thomas Wahyudi, inisiatif kerja sama ini merupakan realisasi visi Bank Mandiri menjadi mitra keuangan pilihan utama yang berbasis pada keunggulan layanan digital perbankan.
“Inisiatif ini sangat sederhana, namun sangat efektif karena kartu E-Money ini multifungsi. Artinya akan banyak keuntungan yang dapat dirasakan pemegang kartu. Kami berharap, inisiatif ini juga dapat berkontribusi pada kenaikan transaksi di channel E-Money," kata Thomas dalam keterangan resminya, Sabtu (13/11).
SVP Region X Sulawesi dan Maluku, Muhammad Ashidiq Iswara mengatakan, pembayaran Tap On Bus ini tidak hanya dapat dilakukan di Kota Makassar saja. Ke depan, program ini sangat dimungkinkan untuk diimplementasikan di titik lokasi lainnya.
Baca juga: Memasuki Capital League Phase 1, Wirausaha Muda Mandiri Business Existing Berlangsung Sengit!
Lebih lanjut Iswara menjelaskan, pemegang kartu Mandiri E-Money juga sangat diuntungkan karena uang elektronik berbasis kartu ini telah memiliki ekosistem pengguna dan merchant yang sangat luas, sehingga dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi.
Agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai transaksi non tunai, Thomas menambahkan, kartu E-Money juga dapat diisi ulang dengan menggunakan aplikasi Livin' by Mandiri pada telepon pintar Android yang memiliki fitur NFC (near field communication), iOS (iPhone) maupun e-Commerce yang sudah bekerja sama dengan Bank Mandiri, termasuk pada ATM dan Kantor cabang Bank Mandiri terdekat.
“Inisiatif kerja sama ini sejalan dengan keinginan Bank Mandiri untuk terus memberikan nilai tambah kepada mitra serta upaya kami untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi transaksi tunai sebagaimana dicanangkan pemerintah melalui Bank Indonesia dalam Gerakan Nasional Non Tunai,” imbuh Thomas.
Baca juga: Mau Berkarir di Bank Mandiri? Simak Lowongan dan Syaratnya
Sebagai informasi, Bank Mandiri telah menunjukkan konsistensinya dalam dukungan pada gerakan Gerakan Nasional Non Tunai, antara lain melalui kenaikan jumlah penerbitan kartu berlogo Mandiri E-Money yang kini telah mencapai 25,2 juta kartu.
Pada akhir Oktober 2021, frekuensi finansial Mandiri E-Money sebesar 790 juta transaksi, dengan nilai transaksi finansial mencapai lebih dari Rp 13,5 triliun.
(luq)
Lihat Juga :