Petani Bone Terus Menanam saat Pandemi Covid-19
Jum'at, 05 Juni 2020 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Dan salah satu kelompok tani yang melaksanakan kegiatan tanam adalah Kelompok Tani Batu – Batu yang memiliki Luas Tanam 40 Ha. Kelompok Tani ini mempunyai anggota sebanyak 29 orang menerapkan system tanam menggunakan ATABELA (Alat Tanam Benih Langsung). Poktan ini memanfaatkan Benih Padi Varietas Inpari 4 yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian. Masa panen diperkirakan pada bulan September dengan target provitas rata-rata 6,7 ton/ha.
Sejalan dengan tujuan Proyek SIMURP yaitu optimalisasi dan modernisasi layanan sistem irigasi yang efektif, efisien dan berkelanjutan dengan memperhatikan kondisi iklim dan pendekatan Pola CSA (Climate Smart Agriculture).
Sampai saat ini, para penyuluh Kecamatan Kahu telah mensosialisasikan kepada petani bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan diharapkan bisa membuat petani mengantisipasi iklim. Sehingga dapat meningkatkan produksi dan provitas, mengurangi resiko gagal panen dan yang terkhusus pada peningkatan pendapatan petani.
Sementara Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone, melalui Kepala UPT Balai Pelaksana penyuluhan Pertanian, Akifah Akhsa, terus memicu dan menggalakkan fungsi penyuluhan di Kabupaten Bone.
“Penerapan Teknologi, Ketersediaan Saprodi, Dukungan dan Pendampingan Penyuluh dimasa Pandemi covid 19 tetap dilaksanakan, namun tetap menjalankan protokol pencegahan Covid-19 terutama APD (alat Pelindung diri), penyuluh tetap semangat dan bekerja Ikhlas,” ujarnya.
Sejalan dengan tujuan Proyek SIMURP yaitu optimalisasi dan modernisasi layanan sistem irigasi yang efektif, efisien dan berkelanjutan dengan memperhatikan kondisi iklim dan pendekatan Pola CSA (Climate Smart Agriculture).
Sampai saat ini, para penyuluh Kecamatan Kahu telah mensosialisasikan kepada petani bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan diharapkan bisa membuat petani mengantisipasi iklim. Sehingga dapat meningkatkan produksi dan provitas, mengurangi resiko gagal panen dan yang terkhusus pada peningkatan pendapatan petani.
Sementara Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone, melalui Kepala UPT Balai Pelaksana penyuluhan Pertanian, Akifah Akhsa, terus memicu dan menggalakkan fungsi penyuluhan di Kabupaten Bone.
“Penerapan Teknologi, Ketersediaan Saprodi, Dukungan dan Pendampingan Penyuluh dimasa Pandemi covid 19 tetap dilaksanakan, namun tetap menjalankan protokol pencegahan Covid-19 terutama APD (alat Pelindung diri), penyuluh tetap semangat dan bekerja Ikhlas,” ujarnya.
(akr)
Lihat Juga :