Electrifying Agriculture Tarik Minat Petani Milenial
Senin, 15 November 2021 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
Ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN UIW Sulselrabar dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan di Makassar Sabtu (30/10/2021) lalu, PLN mendukung peningkatan produktivitas para petani di melalui penyediaan tenaga listrik.
Akmal, merupakan salah satu pegawai PLN Milenial di Kota Makassar yang memiliki kegemaran bertani sistem Hidroponik di sela-sela waktu luangnya mengaku sangat terbantu dengan hadirnya listrik. Pria yang memulai kegemarannya sejak Juli tahun 2020 pada masa pendemi mengaku telah menggunakan listrik untuk mengoperasikan pompa air dan sirkulasi air.
"Penggunaan listrik tentu dapat meningkatkan produktivitas, dengan lahan hanya seluas 150 m² dalam satu bulan saya dapat memanen sayur sampai dengan tiga kali atau total 90 kilogram (kg) dengan catatan pasokan listrik harus menyala terus," ungkap Akmal.
Baca Juga: Han Chandra Manfaatkan Lahan Bekas Jadi Tempat Budidaya Sayuran Hidroponik
Akmal menuturkan listrik memiliki manfaat positif bagi produktivitas dan kualitas tanaman sayur yang ditanam. Bermodalkan kurang lebih Rp250.000 untuk mengisi token kWh meter per bulan, ia dapat mengoperasikan dua unit pompa untuk mengairi 1.200 lubang tanam selama 24 jam nonstop.
Akmal, merupakan salah satu pegawai PLN Milenial di Kota Makassar yang memiliki kegemaran bertani sistem Hidroponik di sela-sela waktu luangnya mengaku sangat terbantu dengan hadirnya listrik. Pria yang memulai kegemarannya sejak Juli tahun 2020 pada masa pendemi mengaku telah menggunakan listrik untuk mengoperasikan pompa air dan sirkulasi air.
"Penggunaan listrik tentu dapat meningkatkan produktivitas, dengan lahan hanya seluas 150 m² dalam satu bulan saya dapat memanen sayur sampai dengan tiga kali atau total 90 kilogram (kg) dengan catatan pasokan listrik harus menyala terus," ungkap Akmal.
Baca Juga: Han Chandra Manfaatkan Lahan Bekas Jadi Tempat Budidaya Sayuran Hidroponik
Akmal menuturkan listrik memiliki manfaat positif bagi produktivitas dan kualitas tanaman sayur yang ditanam. Bermodalkan kurang lebih Rp250.000 untuk mengisi token kWh meter per bulan, ia dapat mengoperasikan dua unit pompa untuk mengairi 1.200 lubang tanam selama 24 jam nonstop.
Lihat Juga :