Tiga Bisnis Utama LPKR Tumbuh di 2021
Rabu, 17 November 2021 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Pendapatan LPKR di Kuartal III/2021 Capai Rp10,95 Triliun)
CEO LPKR John Riady mengatakan bisnis properti semakin membaik seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan penurunan kasus Covid-19. Hal ini didukung juga oleh sejumlah insentif dari pemerintah, suku bunga rendah, dan tingginya permintaan di segmen milenial.
LPKR, lanjut John Riady, juga optimistis akan mencatatkan pendapatan pra penjualan sebesar Rp4,2 triliun sampai akhir tahun 2021. Hal ini terutama ditopang oleh segmen rumah tapak.
(Baca juga:Pendapatan Tembus Rp10,9 Triliun, LPKR Pembayar Pajak Terbesar)
“Karena permintaan yang tinggi untuk produk rumah tapak di Lippo Village, kami sedang mempersiapkan peluncuran produk unggulan Cendana Series terbaru pada akhir November ini. Kami optimistis bisnis properti pada tahun 2021. Kami juga memproyeksikan pertumbuhan LPKR pada tahun 2021 mencapai 30% dibandingkan tahun 2020,” kata John dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/11/2021).
CEO LPKR John Riady mengatakan bisnis properti semakin membaik seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan penurunan kasus Covid-19. Hal ini didukung juga oleh sejumlah insentif dari pemerintah, suku bunga rendah, dan tingginya permintaan di segmen milenial.
LPKR, lanjut John Riady, juga optimistis akan mencatatkan pendapatan pra penjualan sebesar Rp4,2 triliun sampai akhir tahun 2021. Hal ini terutama ditopang oleh segmen rumah tapak.
(Baca juga:Pendapatan Tembus Rp10,9 Triliun, LPKR Pembayar Pajak Terbesar)
“Karena permintaan yang tinggi untuk produk rumah tapak di Lippo Village, kami sedang mempersiapkan peluncuran produk unggulan Cendana Series terbaru pada akhir November ini. Kami optimistis bisnis properti pada tahun 2021. Kami juga memproyeksikan pertumbuhan LPKR pada tahun 2021 mencapai 30% dibandingkan tahun 2020,” kata John dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/11/2021).
Lihat Juga :