Rupiah Perkasa atas Dolar, Ringgit Malaysia Terpuruk
Kamis, 18 November 2021 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai catatan dolar AS mencapai tertinggi baru sejak Maret 2017 dan diperdagangkan mendekati puncak 16 bulan tertingginya versus sekeranjang mata uang utama pada hari Rabu. Itu terjadi mengingat serangkaian data ekonomi yang kuat mendorong asumsi untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve sebelumnya.
Data yang dirilis pada hari Selasa (16/8/2021) menunjukkan bahwa penjualan ritel AS tumbuh 1,7%, lebih baik dari yang diharapkan. Penjualan ritel inti tumbuh lebih baik dari perkiraan 1,7%.
Sementara itu, Presiden Federal Reserve Bank of St. Louis James Bullard mengatakan pada hari Selasa (16/11/2021) bahwa Fed harus "mengarah ke arah yang lebih hawkish" dalam persiapan untuk inflasi tinggi jangka panjang.
Baca juga: Bintang Tenis Peng Shuai Dilecehkan Petinggi China, Muncul Email Meragukan
Inflasi pada tingkat yang terus-menerus tinggi dapat meningkatkan asumsi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan kenaikan suku bunga lebih awal dari yang diharapkan.
Data yang dirilis pada hari Selasa (16/8/2021) menunjukkan bahwa penjualan ritel AS tumbuh 1,7%, lebih baik dari yang diharapkan. Penjualan ritel inti tumbuh lebih baik dari perkiraan 1,7%.
Sementara itu, Presiden Federal Reserve Bank of St. Louis James Bullard mengatakan pada hari Selasa (16/11/2021) bahwa Fed harus "mengarah ke arah yang lebih hawkish" dalam persiapan untuk inflasi tinggi jangka panjang.
Baca juga: Bintang Tenis Peng Shuai Dilecehkan Petinggi China, Muncul Email Meragukan
Inflasi pada tingkat yang terus-menerus tinggi dapat meningkatkan asumsi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan kenaikan suku bunga lebih awal dari yang diharapkan.
(uka)
Lihat Juga :