Bisnis Kecantikan Tetap Kinclong Saat Pandemi, Ini 3 Resep dari The Bath Box
Sabtu, 20 November 2021 - 08:11 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, berdasarkan data customer Indocare B2B, pengusaha yang memproduksi produk kecantikan sebelumnya hanyalah merek ternama. Namun per tahun 2021, sudah ada ratusan pengusaha yang mampu memproduksi produk kecantikan lokal. Hal ini membuktikan bahwa semenjak pandemi, industri kecantikan adalah salah satu peluang usaha yang cukup diminati masyarakat.
"Kalau tertarik berbisnis kecantikan, sebaiknya miliki brand skincare sendiri karena kita bisa langsung jualan dan menjangkau market Indonesia, sehingga bisa langsung cuan," kata Gunawan kepada para peserta yang hadir secara luring (offline) dan daring. "Untuk memulainya kita harus punya konsep, paham kebutuhan pasar, ilmu pemasaran, dan keterampilan pemasaran digital," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Co-Founder dan CEO The Bath Box Nikolaus Kristama membeberkan resep sukses merek kecantikan lokal dalam presentasi berjudul "3 Strategi Bisnis The Bath Box Tumbuh 400% Hingga Menembus Pasar Luar Negeri Hanya Dalam Waktu 1 Tahun".
Baca juga: Vakum di Industri Hiburan, Bella Shofie Kini Fokus Bergelut di Dunia Kecantikan
Dia bercerita bisnis yang dibangun bersama beberapa rekannya sejak 2013 itu diawali dari percobaan membuat produk kecantikan dengan menggunakan alat masak dapur. "Kebetulan salah satu Co Founder kami seorang chef," ungkapnya.
Lima tahun berselang, tepatnya pada 2018 Nikolaus dan rekan bisnisnya mulai resmi menjual produk The Bath Box setelah mengantongi izin BPOM dan memiliki pabrik serta tim RnD sendiri. Kini, produk yang banyak dipasarkan secara daring ini banyak disukai konsumen dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.
Dia pun lantas membagikan tiga kunci sukses The Bath Box hingga mampu menembus pasar luar negeri dalam waktu setahun. Pertama, pelanggan itu nomor 1.
"Kalau tertarik berbisnis kecantikan, sebaiknya miliki brand skincare sendiri karena kita bisa langsung jualan dan menjangkau market Indonesia, sehingga bisa langsung cuan," kata Gunawan kepada para peserta yang hadir secara luring (offline) dan daring. "Untuk memulainya kita harus punya konsep, paham kebutuhan pasar, ilmu pemasaran, dan keterampilan pemasaran digital," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Co-Founder dan CEO The Bath Box Nikolaus Kristama membeberkan resep sukses merek kecantikan lokal dalam presentasi berjudul "3 Strategi Bisnis The Bath Box Tumbuh 400% Hingga Menembus Pasar Luar Negeri Hanya Dalam Waktu 1 Tahun".
Baca juga: Vakum di Industri Hiburan, Bella Shofie Kini Fokus Bergelut di Dunia Kecantikan
Dia bercerita bisnis yang dibangun bersama beberapa rekannya sejak 2013 itu diawali dari percobaan membuat produk kecantikan dengan menggunakan alat masak dapur. "Kebetulan salah satu Co Founder kami seorang chef," ungkapnya.
Lima tahun berselang, tepatnya pada 2018 Nikolaus dan rekan bisnisnya mulai resmi menjual produk The Bath Box setelah mengantongi izin BPOM dan memiliki pabrik serta tim RnD sendiri. Kini, produk yang banyak dipasarkan secara daring ini banyak disukai konsumen dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.
Dia pun lantas membagikan tiga kunci sukses The Bath Box hingga mampu menembus pasar luar negeri dalam waktu setahun. Pertama, pelanggan itu nomor 1.
Lihat Juga :