Di Depan Petinggi Pertamina, Jokowi Keluhkan Impor Minyak Terlalu Besar
Sabtu, 20 November 2021 - 18:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Dapat Insentif, China Pilih Impor Minyak Sawit dari Malaysia Ketimbang Indonesia?
Selain itu, Jokowi bilang kalau importase yang terlalu besar akan berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah karena setiap bulan, Pertamina harus membeli dolar di pasar dengan jumlah yang besar untuk impor minyak.
Oleh karenanya, dirinya ingin agar energi terbarukan dapat dikembangkan menggantikan energi fosil. Dengan begitu, penggunaan minyak akan berkurang, begitu juga impornya.
"Tapi problemnya, di situ ada. Nah itu tugas Bapak/Ibu sekalian, tahapnya seperti apa. Mana yang bisa cepat. Kalau ini nggak diselesaikan, sampai kapanpun neraca pembayaran kita nggak akan beres," pungkasnya.
Selain itu, Jokowi bilang kalau importase yang terlalu besar akan berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah karena setiap bulan, Pertamina harus membeli dolar di pasar dengan jumlah yang besar untuk impor minyak.
Oleh karenanya, dirinya ingin agar energi terbarukan dapat dikembangkan menggantikan energi fosil. Dengan begitu, penggunaan minyak akan berkurang, begitu juga impornya.
"Tapi problemnya, di situ ada. Nah itu tugas Bapak/Ibu sekalian, tahapnya seperti apa. Mana yang bisa cepat. Kalau ini nggak diselesaikan, sampai kapanpun neraca pembayaran kita nggak akan beres," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :