Garuda Tutup Sebagian Rute Penerbangan, Pelita Air dan TransNusa Bakal Ambil Alih
Minggu, 21 November 2021 - 21:36 WIB
loading...
Langkah Garuda Indonesia yang menutup setengah rute penerbangannya akan membuka peluang pasar bagi maskapai lain di Tanah Air. Foto/Dok SINDOnews/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Penerbangan Alvin Lie mengatakan, langkah maskapai nasional Garuda Indonesia yang menutup setengah rute penerbangannya akan membuka peluang pasar bagi maskapai lain di Tanah Air.
Alvin menyebut, maskapai Pelita Air dan TransNusa kemungkinan bakal mengambil alih sedikit dari rute Garuda yang ada pada dua tahun silam. “Kalau rute Garuda Indonesia ditutup itu bukan sesuatu yang baru, justru membuka pasar bagi maskapai yang sebelumnya tidak pernah fokus di angkutan niaga berjadwal,” ujarnya di Jakarta, Minggu (21/11/2021).
Baca juga: Ikuti Jejak Garuda Indonesia, Citilink Kembalikan 3 Pesawat ke Lessor
Pelita dan TransNusa, kata Alvin, akan berebut sementara untuk rute-rute yang ditinggalkan maskapai pelat merah itu. Sebagai informasi sebelum pandemi Covid-19, Garuda Indonesia Group menerbangkan 203 pesawat sepanjang tahun 2018. Selama satu tahun, Garuda memiliki frekuensi penerbangan sebanyak 290.113 dengan jumlah total penumpang 38.444.358 orang.
Sedangkan sepanjang 2019 Garuda Indonesia Group menerbangkan 210 pesawat dengan memiliki frekuensi penerbangan sebanyak 233.306 dengan jumlah total penumpang 31.894.383.
Alvin menyebut, maskapai Pelita Air dan TransNusa kemungkinan bakal mengambil alih sedikit dari rute Garuda yang ada pada dua tahun silam. “Kalau rute Garuda Indonesia ditutup itu bukan sesuatu yang baru, justru membuka pasar bagi maskapai yang sebelumnya tidak pernah fokus di angkutan niaga berjadwal,” ujarnya di Jakarta, Minggu (21/11/2021).
Baca juga: Ikuti Jejak Garuda Indonesia, Citilink Kembalikan 3 Pesawat ke Lessor
Pelita dan TransNusa, kata Alvin, akan berebut sementara untuk rute-rute yang ditinggalkan maskapai pelat merah itu. Sebagai informasi sebelum pandemi Covid-19, Garuda Indonesia Group menerbangkan 203 pesawat sepanjang tahun 2018. Selama satu tahun, Garuda memiliki frekuensi penerbangan sebanyak 290.113 dengan jumlah total penumpang 38.444.358 orang.
Sedangkan sepanjang 2019 Garuda Indonesia Group menerbangkan 210 pesawat dengan memiliki frekuensi penerbangan sebanyak 233.306 dengan jumlah total penumpang 31.894.383.
Lihat Juga :