Jokowi Perintahkan 3 Menteri Hitung Skenario Transisi Energi Secara Detail
Senin, 22 November 2021 - 19:22 WIB
loading...
Presiden Jokowi meminta agar penyusunan skenario transisi energi dari energi fosil ke EBT dilakukan dengan perhitungan yang matang dan detail terkait angka kenaikan dan gap yang harus dibayar untuk Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meminta agar penyusunan skenario transisi energi dari energi fosil ke energi baru terbarukan (EBT) dilakukan dengan perhitungan yang matang dan detail terkait angka kenaikan dan gap yang harus dibayar untuk Indonesia.
Menurut dia, peralihan dari energi fosil ke EBT akan membutuhkan dana yang cukup besar. Sementara Indonesia sudah lama melakukan kontrak PLTU batu bara dengan jangka waktu yang panjang.
"Misalnya pendanaan datang, investasi datang, harganya tetap lebih mahal dari batu bara. Siapa yang membayar gapnya? Negara? Ga mungkin. Angkanya berapa ratus triliun," ujarnya dalam The 10th Indo EBTKE ConEx 2021, Senin (22/11/2021).
Baca Juga: PLTU Batu Bara Bakal Pensiun Dini, Transisi Energi Butuh Rancangan Serius
Jokowi mengatakan, dengan adanya pergantian pembangkit dari energi fosil ke EBT, maka biaya pokok penyediaan listrik juga akan naik. Hal ini juga tidak mungkin dibebankan kepada masyarakat.
Menurut dia, peralihan dari energi fosil ke EBT akan membutuhkan dana yang cukup besar. Sementara Indonesia sudah lama melakukan kontrak PLTU batu bara dengan jangka waktu yang panjang.
"Misalnya pendanaan datang, investasi datang, harganya tetap lebih mahal dari batu bara. Siapa yang membayar gapnya? Negara? Ga mungkin. Angkanya berapa ratus triliun," ujarnya dalam The 10th Indo EBTKE ConEx 2021, Senin (22/11/2021).
Baca Juga: PLTU Batu Bara Bakal Pensiun Dini, Transisi Energi Butuh Rancangan Serius
Jokowi mengatakan, dengan adanya pergantian pembangkit dari energi fosil ke EBT, maka biaya pokok penyediaan listrik juga akan naik. Hal ini juga tidak mungkin dibebankan kepada masyarakat.
Lihat Juga :