Dharma Polimetal Optimistis Raup Dana IPO Rp437,6 Miliar
Senin, 22 November 2021 - 22:04 WIB
loading...
A
A
A
Adapun terkait alokasi dana IPO, DRMA akan menggunakan sebesar 70%-nya untuk belanja modal dalam rangka ekspansi bisnis perseroan. Kemudian 25% digunakan untuk menambah modal dan kepemilikan anak usaha dan sisanya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan modal kerja dan kebutuhan lainnya.
“Momen (IPO) ini juga menjadikan perseroan untuk terus memperkuat kemampuan R&D dan Engineering dan meningkatkan kapasitas produksi produk komponen automotif seiring dengan bangkitnya sektor automotif nasional tahun ini dan prospek pertumbuhan produk baru yang terus meningkat di masa datang,” tambahnya.
Bersamaan dengan penawaran umum perdana saham, perseroan juga mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation/ESA) yakni sebesar 10% atau sebanyak-banyaknya 70,58 juta saham.
Baca Juga : Kota Bitcoin di Kaki Gunung Berapi Bakal Dibangun El Salvador, Begini Rencananya
Sementara itu CIMB Niaga Sekuritas dan Sucor Sekuritas berperan sebagai penjamin pelaksana emisi efek Dharma Polimetal. Masa penawaran awal IPO DRMA akan berlangsung pada 19-30 November 2021.
Kemudian pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan diperkirakan dapat diperoleh pada 8 Desember 2021. Sementara masa penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 9-15 Desember 2021, tanggal penjatahan pada 15 Desember 2021, dan distribusi saham secara elektronik pada 16 Desember 2021. Saham Dharma nantinya akan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 17 Desember 2021.
“Momen (IPO) ini juga menjadikan perseroan untuk terus memperkuat kemampuan R&D dan Engineering dan meningkatkan kapasitas produksi produk komponen automotif seiring dengan bangkitnya sektor automotif nasional tahun ini dan prospek pertumbuhan produk baru yang terus meningkat di masa datang,” tambahnya.
Bersamaan dengan penawaran umum perdana saham, perseroan juga mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation/ESA) yakni sebesar 10% atau sebanyak-banyaknya 70,58 juta saham.
Baca Juga : Kota Bitcoin di Kaki Gunung Berapi Bakal Dibangun El Salvador, Begini Rencananya
Sementara itu CIMB Niaga Sekuritas dan Sucor Sekuritas berperan sebagai penjamin pelaksana emisi efek Dharma Polimetal. Masa penawaran awal IPO DRMA akan berlangsung pada 19-30 November 2021.
Kemudian pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan diperkirakan dapat diperoleh pada 8 Desember 2021. Sementara masa penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 9-15 Desember 2021, tanggal penjatahan pada 15 Desember 2021, dan distribusi saham secara elektronik pada 16 Desember 2021. Saham Dharma nantinya akan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 17 Desember 2021.
(dar)
Lihat Juga :