Di Tengah Pandemi, Aset BPR Hasamitra Mampu Tumbuh 8%
Selasa, 23 November 2021 - 16:24 WIB
loading...
Perayaan hari jadi BPR Hasa Mitra ke-16, pada tanggal 15 November 2021 lalu. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Di tengah upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang hampir dua tahun melanda Indonesia, kinerja PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Hasamitra cukup cemerlang. Tren pertumbuhan masih berlanjut.
Hal itu salah satunya terlihat dari total aset BPR Hasamitra yang mampu tumbuh hingga 8% di tengah ketidakpastian ekonomi. Capaian tersebut sekaligus menjadi kado istimewa pada perayaan hari jadi BPR Hasamitra ke-16, yang jatuh pada tanggal 15 November 2021 lalu.
Baca juga:LPS Tak Sekadar Menjamin, Tapi Juga Memberi Ketenangan
Direktur Bisnis PT BPR Hasamitra , I Made Semadi mengungkapkan per Oktober 2021, total aset BPR Hasamitra mencapai Rp2,65 triliun atau meningkat Rp205 miliar dibandingkan pada periode yang sama pada tahun 2020 lalu.
"Kinerja PT BPR Hasamitra tiap tahunnya mengalami peningkatan, hal ini berdasarkan laporan keuangan bulan Oktober 2021 total aset PT BPR Hasamitra sebesar Rp2,6 triliun. Angka tersebut di atas mengalami peningkatan hingga 8% atau senilai Rp205 miliar dibandingkan total aset Oktober tahun 2020," urai Made, beberapa waktu lalu.
Hal itu salah satunya terlihat dari total aset BPR Hasamitra yang mampu tumbuh hingga 8% di tengah ketidakpastian ekonomi. Capaian tersebut sekaligus menjadi kado istimewa pada perayaan hari jadi BPR Hasamitra ke-16, yang jatuh pada tanggal 15 November 2021 lalu.
Baca juga:LPS Tak Sekadar Menjamin, Tapi Juga Memberi Ketenangan
Direktur Bisnis PT BPR Hasamitra , I Made Semadi mengungkapkan per Oktober 2021, total aset BPR Hasamitra mencapai Rp2,65 triliun atau meningkat Rp205 miliar dibandingkan pada periode yang sama pada tahun 2020 lalu.
"Kinerja PT BPR Hasamitra tiap tahunnya mengalami peningkatan, hal ini berdasarkan laporan keuangan bulan Oktober 2021 total aset PT BPR Hasamitra sebesar Rp2,6 triliun. Angka tersebut di atas mengalami peningkatan hingga 8% atau senilai Rp205 miliar dibandingkan total aset Oktober tahun 2020," urai Made, beberapa waktu lalu.
Lihat Juga :