Sandiaga Tugaskan RKS Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Makassar
Selasa, 23 November 2021 - 18:28 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Mal Nipah, Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/11/2021). Foto/Ist
A
A
A
MAKASSAR - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta Relawan Kawan Sandi (RKS) bersama stakeholder terkait untuk membantu percepatan vaksinasi Covid-19 di Makassar.
Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal yang dilaksanakan di Mal Nipah, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (23/11/2021).
"Semua pihak perlu berkolaborasi menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 ini. Saya ucapkan terima kasih kepada RKS, Kalla Group, dan masyarakat yang berpartisipasi," ujar Sandiaga Uno.
Baca Juga: Sandiaga Uno Pantau Vaksinasi Covid-19 di Lokasi Wisata Religi Tana Toraja
Sandiaga mengungkapkan, ada tiga catatan utama, vaksinasi di Provinsi Sulawesi Selatan masih tertinggal dibandingkan nasional. "Ini akan kita pacu terus, karena untuk ekonomi bangkit kita harus mampu meningkatkan vaksinasi dengan protokol kesehatan yang telah terbukti memakai masker mengurangi potensi infeksi 53 persen, mencuci tangan 53 persen, dan jika kita menjaga jarak 23 persen," katanya.
Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal yang dilaksanakan di Mal Nipah, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (23/11/2021).
"Semua pihak perlu berkolaborasi menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 ini. Saya ucapkan terima kasih kepada RKS, Kalla Group, dan masyarakat yang berpartisipasi," ujar Sandiaga Uno.
Baca Juga: Sandiaga Uno Pantau Vaksinasi Covid-19 di Lokasi Wisata Religi Tana Toraja
Sandiaga mengungkapkan, ada tiga catatan utama, vaksinasi di Provinsi Sulawesi Selatan masih tertinggal dibandingkan nasional. "Ini akan kita pacu terus, karena untuk ekonomi bangkit kita harus mampu meningkatkan vaksinasi dengan protokol kesehatan yang telah terbukti memakai masker mengurangi potensi infeksi 53 persen, mencuci tangan 53 persen, dan jika kita menjaga jarak 23 persen," katanya.
Lihat Juga :