Erick Thohir Bongkar Persamaan Masalah Garuda dan Jiwasraya
Rabu, 24 November 2021 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
Erick menyebut, restrukturisasi Garuda merupakan proses penyelamatan yang paling menyedihkan. Pasalnya, pemegang saham harus berhadapan dengan banyak kreditur, lessor, dan vendor dengan dinamika yang berbeda-beda. Meski begitu, Garuda harus melewati proses tersebut jika ingin tetap terbang.
Baca Juga: Istrinya Terlibat Cekcok, Brigjen Zamroni Mau Minta Maaf ke Ibu Arteria Dahlan
"Konteksnya ada tiga, pertama Garuda harus melewati restrukturisasi yang sangat menyedihkan, itu harus. Kalau tidak sampai kapan pun Garuda tak akan take off. Restrukturisasi ini seperti tadi, di Jiwasraya, harus restrukturisasi, kalau tidak berat gitu lho," kata dia.
Erick menegaskan, pemerintah secara masif terus menegosiasikan harga sewa dan bunga pesawat dengan lessor. Jalan yang ditempuh pun melalui pengadilan dan di luar pengadilan.
"Sama, di Garuda juga kita harus masif restrukturisasi yang amat menyedihkan, itu dulu. Yang korupsi ditangkap, yang kemahalan dinegosiasi ulang, kalau ada tekanan dari luar negeri, karena leasing pesawat ini juga ada pemainnya semua, dan pesawatnya ada dua macam, Boeing dan Airbus. Nah, itu kita mesti negosiasi baik secara pengadilan dan di luar pengadilan, itu harus dilakukan," tandasnya.
Baca Juga: Istrinya Terlibat Cekcok, Brigjen Zamroni Mau Minta Maaf ke Ibu Arteria Dahlan
"Konteksnya ada tiga, pertama Garuda harus melewati restrukturisasi yang sangat menyedihkan, itu harus. Kalau tidak sampai kapan pun Garuda tak akan take off. Restrukturisasi ini seperti tadi, di Jiwasraya, harus restrukturisasi, kalau tidak berat gitu lho," kata dia.
Erick menegaskan, pemerintah secara masif terus menegosiasikan harga sewa dan bunga pesawat dengan lessor. Jalan yang ditempuh pun melalui pengadilan dan di luar pengadilan.
"Sama, di Garuda juga kita harus masif restrukturisasi yang amat menyedihkan, itu dulu. Yang korupsi ditangkap, yang kemahalan dinegosiasi ulang, kalau ada tekanan dari luar negeri, karena leasing pesawat ini juga ada pemainnya semua, dan pesawatnya ada dua macam, Boeing dan Airbus. Nah, itu kita mesti negosiasi baik secara pengadilan dan di luar pengadilan, itu harus dilakukan," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :