Duh! Layanan Digital Bank Terbesar di ASEAN Kena Gangguan

Kamis, 25 November 2021 - 14:11 WIB
loading...
Duh! Layanan Digital...
Gangguan layanan digital yang dialami Bank DBS membuat Otoritas Singapura melakukan penyelidikan. Foto/DBS
A A A
JAKARTA - Bank DBS Singapura sempat mengalami gangguan pada layanan digitalnya selama dua hari berturut-turut. Gangguan itu mengganggu banyak pihak, terutama bank sentral atau Otoritas Moneter Singapura (MAS) dan para nasabah.

Baca juga: Sasar Milenial, DBS Bidik Pertumbuhan Kartu Kredit Digital Hingga 60%

Asisten Direktur Pelaksana Tim Perbankan dan Asuransi MAS, Marcus Lim, menyatakan, regulator akan mengambil langkah supervisi pada DBS Group Holdings Ltd. Bank sentral akan melakukan penyelidikan menyeluruh terkait penyebab gangguan layanan digital DBS Bank.

“Ini adalah gangguan serius dan MAS mengharapkan DBS untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengidentifikasi akar penyebab dan menerapkan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan,” ujar Marcus kepada Reuters, dikutip Kamis (25/11/2021).

Sebelumnya, DBS telah meyakinkan nasabah bahwa simpanan dan uang mereka aman meskipun ada masalah teknis.

Gangguan yang dialami DBS, termasuk pada aplikasi pembayarannya, adalah masalah serius yang dialami oleh bank terbesar di Asia Tenggara sejak kesalahan besar pada tahun 2010 yang membuat pelanggan tidak dapat menarik uang tunai dari ATM selama berjam-jam. Hal itu mengakibatkan MAS melakukan tindakan pengawasan terhadapnya.

Gangguan terbaru ini memicu kemarahan nasabah hanya beberapa jam setelah DBS mengumumkan perbaikan setelah hari pertama gangguan.

"Kemarin, kami mengidentifikasi masalah dengan server kontrol akses kami dan inilah mengapa banyak dari Anda tidak dapat masuk," ujar Shee Tse Koon, Kepala DBS Singapura, dalam pesan video di Facebook.

Dia mengatakan DBS dan penyedia teknik pihak ketiganya telah memperbaiki masalah tersebut dan layanan dipulihkan tepat setelah tengah malam, tetapi masalah itu muncul kembali pada Rabu pagi.

"Saya ingin meyakinkan Anda bahwa simpanan dan uang Anda aman," kata Shee, menambahkan pelanggan dapat menggunakan cabang bank dan layanan perbankan melalui telepon.

Bank DBS beroperasi di seluruh dunia termasuk Indonesia, India, dan Hong Kong, tetapi pasar ritel dan manajemen kekayaan terbesarnya ada di Singapura. Di negara itu DBS adalah pemimpin pasar dalam perbankan ritel.

Selama dekade terakhir, Group CEO Piyush Gupta telah mengarahkan bank untuk menginvestasikan miliaran dolar untuk meningkatkan infrastruktur teknologinya saat merangkul komputasi awan dan mendigitalkan layanannya.

Baca juga: Gugatan Buruh Dikabulkan, MK Perintahkan UU Cipta Kerja Diperbaiki Dalam 2 Tahun

Desember lalu, perusahaan ride-hailing Asia Tenggara, Grab, Singtel dan perusahaan platform internet Sea Ltd masing-masing diberikan lisensi untuk menjalankan bank digital pertama di Singapura, dalam perombakan perbankan terbesar di negara itu selama dua dekade.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
Mengulik Biang Kerok...
Mengulik Biang Kerok Terkaparnya Rupiah Lawan Dolar Singapura ke Rp14.000, Sesuai Ramalan?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Rekomendasi
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved