Prospek Bisnis KSP: Mimpi Besar Land Banking dan Perluas Bisnis Gudang

Kamis, 25 November 2021 - 20:31 WIB
loading...
Prospek Bisnis KSP:...
Prospek bisnis KSP sangat besar, kedepannya kita tidak hanya menunggu untuk mendatangkan investor asing, namun bagaimana juga kita harus bisa secara mandiri. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Krakatau Sarana Properti (KSP) berencana untuk mengambil lahan di luar Cilegon sebagai mimpi besar anak usaha dari PT. Krakatau Steel Tbk itu. Dengan sumber daya pekerja berjumlah kurang lebih 600 pekerja, Direktur Utama KSP, Ridi Djajakusuma menegaskan agar seluruh karyawan yang berada dalam ruang lingkup kerja KSP untuk berani bermimpi merealisasikan visi dan misi perusahaan yang nantinya akan di dilaksanakan disetiap lini pada unit usahanya.

“Mimpi besarnya tentu adalah land banking dan sebagai pengelola kawasan industri, kita berencana untuk mengambil lahan di luar Cilegon misalnya bisa ikut di lahan industri Batang, beli lahan di Subang dan lainnya. Prospek bisnis yang punya potensi bagus adalah pergudangan yang okupansinya selalu stabil di saat pandemi, kita pun akan eksplor bisnis gudang di luar Cilegon," ujar Ridi Djajakusuma di The Level Sport Center, Kawasan Area Industri Krakatau Steel, Cilegon, Banten.

Baca Juga: Diresmikan Erick Thohir, Subholding Sarana Infrastruktur Ditargetkan Raup Rp7,8 T di 2026

"Prospek bisnis KSP sangat besar, kedepannya kita tidak hanya menunggu untuk mendatangkan investor asing, namun bagaimana juga kita harus bisa secara mandiri bisa menghidupi setiap lini bisnis yang ada dengan berbagai inovasi," imbuhnya.

Ia mengaku jika dikaitkan dengan masa pandemi sekarang ini, pasti ada dampak yang signifikan yang juga dirasakan baik oleh perusahaan BUMN lainnya dan juga anak perusahaannya. Namun Ridi Djajakusuma menekankan, yang terpenting adalah bagaimana mencari solusi untuk kemudian beradaptasi dengan situasi new normal saat ini.

"Antara lain kita harus jemput bola dengan menawarkan area KSP dengan pangsa pasar lokal. Menuju kesana pastinya dimulai dengan perbaikan disetiap lini dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dari sebelumnya,” pungkasnya.

Krakatau Sarana Properti memiliki aset yang sangat luas melalui Kawasan Industri Krakatau Cluster 1,2 dan 3. Dengan cakupan area kawasan industri terluas di Indonesia (550 hektar) KSP yang sekarang sudah bertransformasi dengan wajah baru, diharapkan turut berperan menjadi salah penyokong bisnis Krakatau Steel yang potensial kedepannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
KRAS Ambil Bagian dalam...
KRAS Ambil Bagian dalam Hilirisasi Nasional Fase 2: Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional
Perkuat Masa Depan Industri...
Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional, Danantara Bersama DPR Kawal Kinerja KRAS
Teknologi Crane Canggih...
Teknologi Crane Canggih Dipamerkan MHE di Cikarang
Pekerjakan Disabilitas,...
Pekerjakan Disabilitas, Krakatau Steel-Kemnaker Wujudkan Lingkungan Kerja Inklusif
Krakatau Steel Adakan...
Krakatau Steel Adakan Mudik Gratis ke Tasik, Yogya, dan Surabaya
Rekomendasi
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Review iCar V23: SUV Boxy...
Review iCar V23: SUV Boxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
Berita Terkini
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved