Taspen Reformulasi Strategi Bisnis dan Investasi Pasca New Normal

Kamis, 25 November 2021 - 21:18 WIB
loading...
Taspen Reformulasi Strategi...
Sebagai BUMN yang bergerak di bidang jaminan sosial, PT Taspen (Persero) berkomitmen untuk mengikuti perkembangan tren dalam strategi bisnisnya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sebagai BUMN yang bergerak di bidang jaminan sosial , PT Taspen (Persero) berkomitmen untuk mengikuti perkembangan tren dalam strategi bisnisnya. Dalam Seminar Indonesia Financial Sector Outlook (IFSO) 2022 yang diselenggarakan secara daring oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Direktur Utama Taspen A.N.S Kosasih menyampaikan materi dengan tema Reformulasi Strategis Bisnis dan Investasi Pasca New Normal.

Baca Juga: Makin Mudah, Taspen Mal Pelayanan Publik Hadir di Bekasi

Direktur Utama Taspen A.N.S Kosasih mengatakan, dalam kondisi saat ini, Taspen selalu melakukan perubahan dalam konteks struktur organisasi, proses bisnis, bisnis model hingga corporate culture untuk bisa terus mengikuti perubahan yang terjadi dan tentunya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

"Hal ini kami wujudkan guna menciptakan kondisi perusahaan yang stabil dalam segala kondisi, khususnya dalam kondisi pandemi Covid-19. Komitmen ini akan terus kami jalankan guna menciptakan perusahaan yang berkelanjutan dan menciptakan kontribusi yang lebih besar bagi negara Indonesia, khususnya mengenai kesejahteraan pensiunan ASN," ungkapnya

Di tengah masa pandemi dan new normal, Taspen tetap menjalankan roda bisnis secara berkelanjutan dengan menghadirkan berbagai inovasi layanan kepada peserta. Taspen melakukan transformasi digital dengan menghadirkan TASPEN One Hour Online Service sebagai salah satu inovasi untuk memudahkan pengurusan klim peserta secara online.

Di samping itu, Taspen menerapkan Governance, Risk, and Compliance yang semakin kuat dengan pembentukan model Three Lines Of Defense guna mengoptimalkan penerapan pengelolaan risiko dan meningkatkan efektivitas pengendalian internal perusahaan.

Kondisi pandemi dan era new normal saat ini telah banyak mengubah lanskap perekonomian dan bisnis. Apabila sebuah perusahaan tidak menyiapkan langkah antisipasi, maka dapat menyebabkan penurunan kinerja bahkan perusahaan bisa pailit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan...
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Cair Awal Juni, Catat Tanggal Pastinya
ASABRI Salurkan Rp360...
ASABRI Salurkan Rp360 Miliar Manfaat Jaminan Sosial bagi Anggota TNI AL
Perluas Perlindungan...
Perluas Perlindungan Pekerja, Pemerintah Beri Diskon 50% buat Iuran JKK-JKM
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Kembali Buka Rekrutmen Karyawan, Cek Posisi Apa Saja
THR Pensiunan Cair Serentak,...
THR Pensiunan Cair Serentak, Sistem dan Kualitas Pelayanan Taspen Dipantau
Terungkap! Ini Fakta...
Terungkap! Ini Fakta Aturan Dana Pensiun ASN, TNI, dan Polri yang Berlaku Mulai 2026
Perlindungan Pekerja...
Perlindungan Pekerja di Bengkalis Diperkuat, Legislator Perindo Dorong Ranperda Jaminan Sosial
Program JKN Tanggung...
Program JKN Tanggung Biaya Pengobatan Anak Yunita di RSU Cempaka Lima Banda Aceh
Kabar Gembira! TASPEN...
Kabar Gembira! TASPEN Mulai Salurkan THR 2026 bagi Pensiunan dengan Standar Layanan 5T
Rekomendasi
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Hadir di Jakarta Fair...
Hadir di Jakarta Fair 2026, KARA Rayakan Kekayaan Rasa Kelapa Lintas Generasi
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved