Pemerintah Lelang 8 WK Migas Tahap II 2021, Ini Daftarnya

Senin, 29 November 2021 - 12:45 WIB
loading...
A A A
"Serta memiliki kinerja dan track record yang baik untuk dapat berpartisipasi pada Lelang Wilayah Kerja Migas Konvensional Tahap II Tahun 2021," paparnya.

Adapun WK Migas yang ditawarkan tersebut adalah:

A. Satu Wilayah Kerja Eksploitasi yang ditawarkan dengan mekanisme Penawaran Langsung:
1. WK Bertak Pijar Puyuh
Lokasi: Daratan Sumatera Selatan
Luas : 266,99 km2
Minimum Komitmen Pasti: Workover 5 Sumur

B. Tiga Wilayah Kerja Eksplorasi yang ditawarkan dengan mekanisme Penawaran Langsung:
1. WK North Ketapang
Lokasi: Daratan dan Lepas Pantai Jawa Timur
Luas: 3.121,4 km2
Minimum Komitmen Pasti: G&G, Akuisisi & Prosesing Seismik 3D 300 km

2. WK Agung I
Lokasi: Lepas Pantai Bali dan Jawa Timur
Luas: 6.656,73 km2
Minimum Komitmen Pasti: G&G, Akuisisi & Prosesing Seismik 2D 2000 km

3. WK Agung II
Lokasi: Lepas Pantai Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Jawa Timur
Luas: 7.969,84 km2
Minimum Komitmen Pasti: G&G, Akuisisi & Prosesing Seismik 2D 2000 km

C. Empat Wilayah Kerja Eksplorasi yang ditawarkan dengan mekanisme Lelang Reguler:
1. WK West Palmerah
Lokasi: Daratan Sumatera Selatan dan Jambi
Luas: 566,3 km2
Minimum Komitmen Pasti: G&G, Akuisisi & Prosesing Seismik 2D 200 km
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
PGTC 2026 Perkenalkan...
PGTC 2026 Perkenalkan Bisnis Hilir Energi kepada Mahasiswa
Mahasiswa UGM Pelajari...
Mahasiswa UGM Pelajari Bisnis Hilir Migas di Pertamina Patra Niaga
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
IAFMI Factory Visit...
IAFMI Factory Visit ke Kawasan Industri Krakatau Steel Cilegon
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Tambang di Kawasan Hutan
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Rekomendasi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved