Tumbuh 9%, MVN Raup Laba Bersih Rp256,9 Miliar Selama 9 Bulan 2021

Selasa, 30 November 2021 - 13:13 WIB
loading...
A A A
Kedua, pendapatan Perseroan sedikit mengalami penurunan karena beberapa kampanye promosi yang diberikan oleh MVN untuk meminimalkan churn rate. Perseroan berhasil mempertahankan manajemen churn rate yang luar biasa, yang berada di bawah 1,5%, jauh di bawah tingkat churn rate di industri sebesar 2,5%.

Selanjutnya, pada tahun 2021, situasi Covid-19 di Indonesia telah menunjukkan tren positif di sepanjang tahun karena Pemerintah relatif sudah mulai melonggarkan peraturan-peraturan terhadap penerapan pembatasan sosial; meskipun masih adanya beberapa pembatasan dalam skala yang lebih kecil masih terus diterapkan. Hal ini dikarenakan pandemi masih merupakan sebuah kejadian yang mencengangkan bangsa dengan berbagai gelombang dan jumlah kasus yang tidak dapat diprediksi.

Namun, dengan asumsi tren penurunan berkelanjutan dalam kasus Covid-19, perekonomian diperkirakan akan pulih dengan cepat dalam beberapa bulan mendatang.

Pendapatan DTH/Layanan Satelit masih menjadi kontributor terbesar terhadap total pendapatan konsolidasi Perseroan. MNC Vision (pasca bayar) dan K-Vision (prabayar) sebagai dua unit DTH Perseroan telah menyumbangkan total pendapatan layanan satelit sebesar Rp1,770 triliun pada sembilan bulan 2021, atau mengalami penurunan sebesar 3% (YoY) dari periode yang sama di tahun lalu yang sebesar Rp1,829 triliun.

Sementara pada kuartal III 2021, MVN membukukan pendapatan layanan satelit sebesar Rp499 miliar, atau mengalami penurunan sebesar 15% (YoY) dari Rp585,7 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Meskipun pendapatan layanan satelit mengalami penurunan, K-Vision berhasil mempertahankan pertumbuhan yang solid dengan memiliki total basis pelanggan sebesar 8,2 juta pada bulan Oktober 2021. Total pelanggan DTH, broadband dan IPTV tercatat telah mencapai 10,16 juta pada kuartal III 2021.

Terkait beban langsung Perseroan, selama sembilan bulan tahun 2021, tercatat peningkatan sebesar 7% (YoY) menjadi Rp2,205 triliun dari Rp2,064 triliun pada periode yang sama di tahun lalu. Hal ini terutama disebabkan oleh keagresifan Perseroan dalam meningkatkan produksi konten-konten originalnya, yang diharapkan dapat memperkuat portofolio konten OTT VOD milik Perseroan serta memberikan keunggulan dengan memanfaatkan kekuatan konten lokal yang dimiliki. Sementara itu, pada kuartal III 2021, beban langsung tercatat mengalami penurunan sebesar 5% (YoY) menjadi Rp636,3 miliar dari Rp671,7 miliar pada periode yang sama di tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Naik 81%, Laba PTPN...
Naik 81%, Laba PTPN Group Tembus 6,39 Triliun
Indramayu Masuk Top...
Indramayu Masuk Top 5 Kinerja Terbaik Daerah Se-Indonesia, Bupati Lucky: Alhamdulillah
Cara Akses eKinerja...
Cara Akses eKinerja BKN dan Membuat SKP ASN dengan Mudah, Simak Panduannya
Survei Lemkapi: Kepuasan...
Survei Lemkapi: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Polri Capai 80,1%
Rekomendasi
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Berita Terkini
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved