Tumbuh 9%, MVN Raup Laba Bersih Rp256,9 Miliar Selama 9 Bulan 2021
Selasa, 30 November 2021 - 13:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Tumbuh 31%, MVN Raup Laba Bersih Rp164,3 Miliar di Paruh Pertama 2021
Di bagian lain, laba kotor pada sembilan bulan tahun 2021 menunjukkan hasil yang positif dengan pertumbuhan signifikan sebesar 16% (YoY) menjadi Rp721,2 miliar dari Rp621,8 miliar pada periode yang sama di tahun lalu, mewakili margin laba kotor sebesar 25%. Di sisi lain, laba kotor mengalami penurunan menjadi Rp238 miliar pada kuartal III 2021 dibandingkan Rp281 miliar dari periode yang sama tahun lalu, yang mewakili margin laba kotor sebesar 27% pada tahun 2021.
Untuk EBITDA, MVN selama sembilan bulan 2021 mencatat angka Rp1,198 triliun dari Rp1,203 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya, sehingga margin EBITDA menunjukkan penurunan dari 45% menjadi 41%. Selanjutnya, EBITDA untuk kuartal III 2021 mengalami penurunan sebesar 19% (YoY) menjadi Rp388,7 miliar dari Rp482,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu, yang setara dengan margin EBITDA sebesar 46% pada tahun 2021.
Presiden Direktur MVN Ade Tjendra dalam keterangan resminya mengatakan, meskipun dalam situasi pandemi, Perseroan berhasil mempertahankan kinerja operasional secara konsisten. Untuk mengatasi tantangan yang sedang berlangsung, terutama dalam mobilitas pada saat melakukan instalasi ke rumah konsumen, fokus Perseroan tetap solid untuk memperluas penawaran OTT digital di mana pertumbuhan pendapatan bergerak maju pada tingkat yang sehat, seperti yang terlihat dari keberhasilan MNC Play, Playbox, Vision+, dan distribusi konten kami melalui platform Migo.
"Kami berharap pendapatan digital kami akan terus bertumbuh mengingat meningkatnya permintaan di pasar akan layanan digital. Selanjutnya, kami akan terus mengembangkan basis pelanggan kami melalui perluasan produksi konten original kami dan memaksimalkan jangkauan konten kami melalui Migo," ungkap Ade Tjendra, Selasa (30/11/2021).
Di bagian lain, laba kotor pada sembilan bulan tahun 2021 menunjukkan hasil yang positif dengan pertumbuhan signifikan sebesar 16% (YoY) menjadi Rp721,2 miliar dari Rp621,8 miliar pada periode yang sama di tahun lalu, mewakili margin laba kotor sebesar 25%. Di sisi lain, laba kotor mengalami penurunan menjadi Rp238 miliar pada kuartal III 2021 dibandingkan Rp281 miliar dari periode yang sama tahun lalu, yang mewakili margin laba kotor sebesar 27% pada tahun 2021.
Untuk EBITDA, MVN selama sembilan bulan 2021 mencatat angka Rp1,198 triliun dari Rp1,203 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya, sehingga margin EBITDA menunjukkan penurunan dari 45% menjadi 41%. Selanjutnya, EBITDA untuk kuartal III 2021 mengalami penurunan sebesar 19% (YoY) menjadi Rp388,7 miliar dari Rp482,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu, yang setara dengan margin EBITDA sebesar 46% pada tahun 2021.
Presiden Direktur MVN Ade Tjendra dalam keterangan resminya mengatakan, meskipun dalam situasi pandemi, Perseroan berhasil mempertahankan kinerja operasional secara konsisten. Untuk mengatasi tantangan yang sedang berlangsung, terutama dalam mobilitas pada saat melakukan instalasi ke rumah konsumen, fokus Perseroan tetap solid untuk memperluas penawaran OTT digital di mana pertumbuhan pendapatan bergerak maju pada tingkat yang sehat, seperti yang terlihat dari keberhasilan MNC Play, Playbox, Vision+, dan distribusi konten kami melalui platform Migo.
"Kami berharap pendapatan digital kami akan terus bertumbuh mengingat meningkatnya permintaan di pasar akan layanan digital. Selanjutnya, kami akan terus mengembangkan basis pelanggan kami melalui perluasan produksi konten original kami dan memaksimalkan jangkauan konten kami melalui Migo," ungkap Ade Tjendra, Selasa (30/11/2021).
(fai)
Lihat Juga :