6 Perusahaan Mesir Teken Kontrak Dagang Senilai Rp4,7 Triliun
Selasa, 30 November 2021 - 22:50 WIB
loading...
Para pemimpin perusahaan di Mesir yang menandatangani kontrak dagang. Foto/Kementan
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertanian ( Kementan ) melalui Badan Karantina Pertanian mendapatkan kontrak dagang di Kairo, Mesir , senilai Rp4,7 triliun. Capaian itu merupakan hasil dari kegiatan promosi yang dilakukan Badan Karantina.
Baca juga: Cara Mengawetkan Mumi Firaun dan Jenis Balsem yang Digunakan
Kepala Badan Karantina Bambang mengatakan, kontrak tersebut ditandatangani oleh enam perusahaan di bidang agribisnis asal Mesir pada rangkaian acara Temu Wicara, dalam rangkaian One Day with Coffee, Fruits and Floriculture (Odicoff) di Kairo. Lima perusahaan berminat dengan kopi dan satu lainnya berminat pada produk olahan kelapa sawit berupa RBD palm olien asal Indonesia.
"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, dan kami atas nama Pemerintah Indonesia akan mengawalnya," ujar Bambang, Selasa (30/11/2021).
Bambang hadir bersama dengan Pimpinan Baraka Contracting & Trading Co, Mohamed Abdelrahman, yang membagikan kisah suksesnya berbisnis dengan pengusaha Indonesia.
"Berbisnis dengan pelaku usaha di Indonesia membawa berkah. Saya tidak pernah ditipu dan regulasi pemerintahmya pun jelas," sambung Baraka.
Baca juga: Cara Mengawetkan Mumi Firaun dan Jenis Balsem yang Digunakan
Kepala Badan Karantina Bambang mengatakan, kontrak tersebut ditandatangani oleh enam perusahaan di bidang agribisnis asal Mesir pada rangkaian acara Temu Wicara, dalam rangkaian One Day with Coffee, Fruits and Floriculture (Odicoff) di Kairo. Lima perusahaan berminat dengan kopi dan satu lainnya berminat pada produk olahan kelapa sawit berupa RBD palm olien asal Indonesia.
"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, dan kami atas nama Pemerintah Indonesia akan mengawalnya," ujar Bambang, Selasa (30/11/2021).
Bambang hadir bersama dengan Pimpinan Baraka Contracting & Trading Co, Mohamed Abdelrahman, yang membagikan kisah suksesnya berbisnis dengan pengusaha Indonesia.
"Berbisnis dengan pelaku usaha di Indonesia membawa berkah. Saya tidak pernah ditipu dan regulasi pemerintahmya pun jelas," sambung Baraka.
Lihat Juga :