Sektor Pertanian Punya Prospek Cerah di Pasar Saham
Kamis, 02 Desember 2021 - 17:41 WIB
loading...
Kontribusinya yang signifikan terhadap perekonomian membuat sektor pertanian punya prospek cerah di pasar saham. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai, sektor pertanian memiliki prospek yang cerah di pasar saham. Apalagi kontribusi industri pertanian terhadap perekonomian Indonesia cukup signifikan dua tahun belakangan ini.
Baca juga: Menko Airlangga Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produk domestik bruto (PDB) pertanian pada kuartal IV-2020 tumbuh sebesar 2,59% secara year on year (yoy). Serapan tenaga kerja di sektor pertanian juga berhasil terjaga di 29,5% per Februari 2021, bahkan meningkat 0,36% dari tahun sebelumnya.
"Sektor pertanian tidak kalah menarik dibanding sektor yang sedang booming seperti e-commerce dan digitalisasi di sektor keuangan. Buktinya emiten-emiten saham berbasis komoditas pertanian dan perkebunan tercatat mengalami kenaikan yang signifikan selama masa pandemi," ujar Bhima dalam diskusi secara virtual, Kamis (2/12/2021).
Dia melanjutkan, beberapa investor global bahkan meyakini di tengah tantangan pemulihan ekonomi, performa sektor pertanian akan menjadi champion dalam jangka panjang.
Menurut Bhima, Indonesia sebagai negara dengan lahan pertanian, kehutanan, dan perikanan yang terbesar di Asia Tenggara, memiliki modal untuk bisa menguasai pasar global. Untuk itu, dia menekankan pentingnya menjaga produktivitas pertanian dan tata kelola lahan.
Baca juga: Menko Airlangga Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produk domestik bruto (PDB) pertanian pada kuartal IV-2020 tumbuh sebesar 2,59% secara year on year (yoy). Serapan tenaga kerja di sektor pertanian juga berhasil terjaga di 29,5% per Februari 2021, bahkan meningkat 0,36% dari tahun sebelumnya.
"Sektor pertanian tidak kalah menarik dibanding sektor yang sedang booming seperti e-commerce dan digitalisasi di sektor keuangan. Buktinya emiten-emiten saham berbasis komoditas pertanian dan perkebunan tercatat mengalami kenaikan yang signifikan selama masa pandemi," ujar Bhima dalam diskusi secara virtual, Kamis (2/12/2021).
Dia melanjutkan, beberapa investor global bahkan meyakini di tengah tantangan pemulihan ekonomi, performa sektor pertanian akan menjadi champion dalam jangka panjang.
Menurut Bhima, Indonesia sebagai negara dengan lahan pertanian, kehutanan, dan perikanan yang terbesar di Asia Tenggara, memiliki modal untuk bisa menguasai pasar global. Untuk itu, dia menekankan pentingnya menjaga produktivitas pertanian dan tata kelola lahan.
Lihat Juga :