Pembangunan Berkelanjutan Dapat Ciptakan Jakarta Makin Nyaman Dihuni

Jum'at, 03 Desember 2021 - 19:24 WIB
loading...
Pembangunan Berkelanjutan...
PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro terus berkomitmen untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang fokus mengembangkan pembangunan berkelanjutan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro terus berkomitmen untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang fokus mengembangkan pembangunan berkelanjutan . Direktur Utama Jakpro, Widi Amanasto mengatakan, komitmen ini selaras dengan visi Jakpro, yaitu menjadi perusahaan yang unggul untuk menjadikan Jakarta lebih baik.

Menurut Widi, melalui visi tersebut dapat menjadikan Jakpro sebagai center of excellence, dengan tujuan membangun bisnis guna meningkatkan keberlanjutan dan hidup yang lebih bermakna.

"Karena itu, berbagai proyek penugasan Pemprov DKI Jakarta kepada Jakpro untuk mewujudkan infrastruktur yang berkelanjutan dan ramah terhadap warganya, baik yang sudah selesai maupun yang sedang berjalan ataupun yang akan dijalankan, dapat kita selesaikan dengan baik," kata dia dalam Webinar Indonesia Outlook 2022 Urban Sustainability: Tren Masa Depan Perkotaan.

Baca Juga: Miliki Sistem Audio Kelas Dunia, Jakpro Jajaki Konser BTS di Jakarta International Stadium

Widi menjelaskan, Jakpro sebagai perusahaan yang peduli terhadap pembangunan lingkungan berkelanjutan telah berkontribusi pada tujuh proyek ikonik wajah baru Jakarta dan memberikan dampak manfaat kepada masyarakat.

Salah satu contohnya adalah LRT Jakarta. Kemudian, Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta International Velodrome (JIV), Jakarta International Equestrian Park (JIEP), Fasilitas Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) di Pantai Kita Maju, ITF Sunter, dan Revitalisasi Taman Ismail Marzuki.

"Alhamdulillah Jakpro menjadi satu-satunya BUMD yang mendapatkan ESG Award 2021 sebagai Pioneers in Urban Sustainability Reporting dan Penghargaan CSR Award 2021 untuk keberhasilan menerapkan program pemberdayaan masyarakat sekitar proyek," ungkapnya.

Kemudian, Direktur Keuangan Jakpro, Yuliantina Wangsawiguna mengungkapkan, pihaknya tidak hanya menyusun strategi keberlanjutan, tapi juga melakukan pengukuran dampak atau manfaat dari apa yang pihaknya kerjakan.

Misal saja LRT Jakarta. Secara garis besar, kata dia, kehadiran LRT Jakarta berpengaruh terhadap 4 dari 10 aspek kualitas hidup masyarakat. Yakni peningkatan mobilitas perkotaan, menurunkan kemacetan lalu lintas, meningkatkan akses terhadap fasilitas dan pelayanan publik, serta meningkatkan persepsi publik terhadap fasilitas umum dan layanan transportasi.

Lanjut dia, LRT juga berkontribusi terhadap 2 dari 3 faktor terhadap ketahanan lingkungan. Yaitu menurunkan emisi gas rumah kaca dan juga meningkatkan kualitas lingkungan.

"88% mengakui mengalami penurunan kecepatan perjalanan, kemudian juga 93% setuju bahwa meningkatkan akses terhadap fasilitas dan pelayanan publik dan juga persepsi publik terhadap layanan transportasi meningkat 91,5%," ujar dia.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pun mengatakan, pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) oleh Jakpro dapat dijadikan motivasi awal untuk dapat terus menghadirkan lebih banyak lagi pembangunan yang mengedepankan aspek keberlanjutan.

Kata Anies, sudah menjadi tanggung jawab semua pihak untuk memastikan lingkungan yang ada sekarang ini dapat dikembalikan dalam kondisi layak bagi generasi penerus bangsa.

"Dengan begitu generasi di masa depan nantinya dapat dengan bangga berkata bahwa generasi kami di tahun 20-an ini sudah memikirkan dan melaksanakan konsep pembangunan berkelanjutan," ucapnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono turut menyatakan, bahwa hal terpenting dari sebuah pembangunan adalah tidak hanya mengenai pertumbuhan ekonomi, tapi juga aspek lingkungan dan kesehatan.

Nasruddin berharap masyarakat dapat berkontribusi, agar semua elemen bisa bergandengan tangan membangun infrastruktur Jakarta lebih baik. Menurut dia, Jakarta bangkit maka nasional pun akan ikut bangkit.

"Tidak kalah pentingnya, dari sisi APBN, 70% pendapatan nasional di APBN itu ada di Jakarta. Jadi, kalau Jakarta bisa mengelola dengan baik, pendapatan nasional pasti akan meningkat, maka nasional pun akan kembali. Roda berputar lebih cepat lagi," tutur dia.

Baca Juga: DPRD DKI Dorong JakPro Matangkan Kajian Proyek LRT Fase II

Pada webinar ini turut hadir Managing Director PDW Architects, Tiyok Prasetyoadi, serta Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio.

Agus mengakui pembangunan di DKI Jakarta saat ini memang menunjukkan adanya kemajuan. Namun demikian, kata dia, pembangunan itu belum diikuti dengan adanya konektivitas.

Karena itu, Agus menekankan dalam membangun harus diikuti perencanaan yang jelas, sehingga akan berdampak positif ke masyarakat.

"Kalau mengatur pemukiman sudah nggak bisa, sehingga bagaimana enaknya terkoneksi saja dan penghijauan. Harus ada banyak taman," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Perkuat Konsolidasi...
Perkuat Konsolidasi Industri AMDK dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Ecosperity Week 2026...
Ecosperity Week 2026 di Singapura, Menko AHY Ungkap Kunci Ketahanan dan Infrastruktur Berkelanjutan Asia
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER Hijau Keenam Kali
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Rekomendasi
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Ibu Hamil dan Balita...
Ibu Hamil dan Balita juga Tidak Terima MBG saat Libur Sekolah
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved