Astra Daihatsu Optimistis Penjualan Tumbuh Tahun 2022
Senin, 06 Desember 2021 - 18:04 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Cabang Alauddin, Ari Sugih Arto menambahkan optimisme terhadap pertumbuhan pasar pada tahun 2022 mendatang, salah satunya disebabkan pelonggaran aktivitas ekonomi yang berkemungkinan sudah dilakukan pemerintah.
Dia menilai, hal itu akan berdampak pada masifnya pelaksanaan event dan pameran yang sudah bisa kembali digelar sehingga turut mendongkrak penjualan. "Tahun depan kan kemungkinan mulai dilonggarkan, jadi bisa jadi akan banyak event, yang dulunya banyak dilarang akan mulai sedikit dilonggarkan. Apalagi adanya produk baru (All New Xenia), antusiasme masyarakat sangat tinggi," ungkap Ari.
Kepala Wilayah Indonesia Bagian Timur (IBT) PT Astra International Tbk Daihatsu, Tulus Pambudi mengatakan, khusus di wilayah IBT, pada tahun 2022 mendatang pihaknya akan fokus untuk mengembalikan market share seperti pada tahun 2019 lalu, yaitu sebelum pandemi Covid-19.
Baca Juga: Indonesia Kembali Terima 4,3 Juta Vaksin AstraZeneca Hari Ini
"Tahun 2022 kita akan fokus untuk mengembalikan market seperti 2019. Market share waktu itu kita kan 19% bahkan 22%, jadi kita ingin kembali ke market 2019 dengan kondisi dan situasi suplai normal," ungkap dia.
Tulus memprediksi, market pada tahun 2022 akan lebih baik, terlihat dari tren tahun ini yang menunjukkan perbaikan, bahkan rata-rata melampaui capaian tahun 2019 lalu. "Jadi menurut saya market akan lebih baik 2022 nanti karena trennya bagus terus. Bahkan tahun 2019 sudah terlampaui, karena 2019 rata-rata cuma 700-an unit, kemarin sudah 883 unit," urainya.
Dia melajutkan, dari total penjualan tersebut, masih didominasi oleh GranMax Pick Up . Meski demikian, dia memprediksi tahun depan penjualan akan ditopang oleh Xenia, apalagi dengan hadirnya generasi terbaru dari mobil segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) tersebut.
Dia menilai, hal itu akan berdampak pada masifnya pelaksanaan event dan pameran yang sudah bisa kembali digelar sehingga turut mendongkrak penjualan. "Tahun depan kan kemungkinan mulai dilonggarkan, jadi bisa jadi akan banyak event, yang dulunya banyak dilarang akan mulai sedikit dilonggarkan. Apalagi adanya produk baru (All New Xenia), antusiasme masyarakat sangat tinggi," ungkap Ari.
Kepala Wilayah Indonesia Bagian Timur (IBT) PT Astra International Tbk Daihatsu, Tulus Pambudi mengatakan, khusus di wilayah IBT, pada tahun 2022 mendatang pihaknya akan fokus untuk mengembalikan market share seperti pada tahun 2019 lalu, yaitu sebelum pandemi Covid-19.
Baca Juga: Indonesia Kembali Terima 4,3 Juta Vaksin AstraZeneca Hari Ini
"Tahun 2022 kita akan fokus untuk mengembalikan market seperti 2019. Market share waktu itu kita kan 19% bahkan 22%, jadi kita ingin kembali ke market 2019 dengan kondisi dan situasi suplai normal," ungkap dia.
Tulus memprediksi, market pada tahun 2022 akan lebih baik, terlihat dari tren tahun ini yang menunjukkan perbaikan, bahkan rata-rata melampaui capaian tahun 2019 lalu. "Jadi menurut saya market akan lebih baik 2022 nanti karena trennya bagus terus. Bahkan tahun 2019 sudah terlampaui, karena 2019 rata-rata cuma 700-an unit, kemarin sudah 883 unit," urainya.
Dia melajutkan, dari total penjualan tersebut, masih didominasi oleh GranMax Pick Up . Meski demikian, dia memprediksi tahun depan penjualan akan ditopang oleh Xenia, apalagi dengan hadirnya generasi terbaru dari mobil segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) tersebut.
Lihat Juga :