Optimistis Sambut Tahun Baru, 87 Persen Pengusaha Waralaba Siap Ekspansi di 2022

Selasa, 07 Desember 2021 - 23:13 WIB
loading...
Optimistis Sambut Tahun...
Suasana di salah satu gerai waralaba makanan. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pelaku usaha waralaba dan lisensi di Indonesia optimistis menyongsong tahun 2022 meskipun masih dibayangi pandemi Covid-19 dan munculnya varian baru Omicron.

Berdasarkan data survei Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (Wali) terhadap 30 merek usaha, sebanyak 87,1% responden menyatakan akan melakukan pengembangan bisnis pada tahun depan. Sisanya sebanyak 12,9% menyatakan tidak akan mengembangkan usahanya atau tidak membuka gerai baru di tahun 2022.

"Artinya bahwa di tengah pandemi para pelaku usaha optimis menatap masa depan dan mereka akan melakukan pengembangan bisnisnya di tahun 2022," ujar Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (Wali) Tri Raharjo dalam Indonesia Franchise Forum dan BizFest 2021, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Dikawal Kemendag, 2.300 Waralaba Berlisensi Bisa Jadi Peluang Bisnis

Dia melanjutkan, meski 75% responden menyatakan bisnisnya belum pulih 100%, namun mereka optimis akan transaksi di jaringan usaha mereka. "Saya kira ini yang patut kita dorong agar jaringan bisnisnya bisa tetap tumbuh, baik di dalam negeri maupun di luar negeri," ungkapnya.

Raharjo mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 32,3% responden memproyeksikan peningkatan penjualan di atas 50%. Kemudian sebanyak 25,8% memproyeksikan kenaikan penjualannya sekitar 21% sampai 30%.

Selanjutnya 22,6% responden memproyeksikan kenaikan penjualan sekitar 41% sampai 50% dan 9,7% responden menyatakan penjualannya nol sampai 10%.

Baca juga: Diterpa Pandemi, Bisnis Waralaba Masih Raup Omzet Rp54,4 Miliar di 2020

"Saya kira ini adalah angka optimis yang sangat tinggi dari para pelaku usaha. Kita tahu sekarang mal sudah mulai buka, anak sekolah sudah mulai masuk. Ini angin segar bagi pelaku industri karena transaksi sudah mulai menggeliat kembali," ungkapnya.

Di sisi lain, dia juga mengapresiasi kebijakan pemerintah yang sudah memberikan pelonggaran sehingga pelaku usaha bisa kembali menjalankan bisnisnya secara maksimal.

"Ekonomi sudah mulai dirasakan ada pemulihan. Tentu sebagai pelaku usaha waralaba, lisensi, dan peluang usaha untuk keluar dari krisis ini juga perlu melakukan perencanaan secara matang di tahun depan," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
Rupiah Berantakan Sentuh...
Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis
Pengusaha Diminta Tak...
Pengusaha Diminta Tak Usah Was-was Soal Pemeriksaan WP Tax Amnesty Jilid II
Jaga Kesehatan Keuangan,...
Jaga Kesehatan Keuangan, Kadin Minta Perbankan Beri Keringanan Bunga Utang ke Pengusaha
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Berita Terkini
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved