Belanja Online dan Produk Lokal Dominasi Pilihan Konsumen Indonesia Saat Pandemi

Kamis, 09 Desember 2021 - 16:34 WIB
loading...
A A A
Belanja Online dan Produk Lokal Dominasi Pilihan Konsumen Indonesia Saat Pandemi


Berbeda di pasar Indonesia, 59% konsumen tidak setuju bahwa merek global memiliki produk lebih baik daripada merek lokal. Hal ini selaras dengan data pada survei yang sama bahwa 87% konsumen di Indonesia lebih cenderung untuk memilih membeli produk lokal dibandingkan produk global.

Untuk pasar Indonesia, dari data hasil survei Ipsos Global Trends 2021 terlihat nyata bahwa belanja online dan pilihan merek lokal sangat menonjol dan peningkatanya sangat signifikan bila dibandingkankan sebelum pandemi.

"Selain karena faktor kemudahan penggunaan saluran belanja online, seperti aplikasi, situs, sosial media, dan lainnya, faktor kemudahan menemukan penawaran atau promo lebih banyak dan lebih baik menjadi salah satu pertimbangan konsumen lebih cenderung memilih belanja online dibandingkan di toko. Dan untuk pilihan merek lokal, konsumen merasakan merek lokal Indonesia saat ini dapat bersaing bahkan dengan merek global. Untuk itu, saya melihat produk lokal dan belanja online masih akan tetap menjadi pilihan konsumen ke depannya,” ujar Soeprapto Tan.

Perubahan Iklim dan Lingkungan

Kekhawatiran tentang iklim diidentifikasi sebagai nilai global terkuat dalam survei Global Trends 2019 dan posisinya telah menguat selama pandemi ini. Di 25 pasar, hampir dua pertiga (63%) mengatakan lebih penting bagi mereka bahwa perusahaan melakukan sebanyak mungkin untuk mengurangi kerusakan lingkungan daripada perusahaan membayar jumlah pajak yang tepat, sementara hanya seperempat mengatakan pajak lebih penting daripada iklim (27%).

Indonesia sendiri merupakan negara peringkat pertama (96%) yang setuju bahwa “Kita sedang menuju bencana lingkungan kecuali kita mengubah kebiasaan kita dengan cepat”. Hal ini cukup menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia memiliki kesadaran yang tinggi mengenai pentingnya langkah nyata, termasuk lebih sedikit melakukan perjalanan (87%), guna menanggulagi perubahan iklim dan bencana linkungan,

Pasar negara berkembang kemungkinan besar akan melihat penanganan iklim sebagai keharusan: lebih dari 8 dari 10 orang Kolombia (82%) serta proporsi yang sama dari warga negara China dan Brasil (78%) mengatakan perusahaan yang memprioritaskan lingkungan lebih penting bagi mereka.

Sebaliknya, keseimbangan paling dekat di Inggris dan Denmark di mana 4 dari 10 mengatakan perusahaan membayar jumlah pajak yang benar lebih penting – meskipun di negara-negara ini terlalu separuh melihat lingkungan sebagai prioritas.

Kepercayaan Pada Sains

Meningkatnya kepercayaan pada sains adalah tren jangka panjang lainnya. Enam dari sepuluh sampel global 25 pasar setuju bahwa pada akhirnya, semua kondisi medis akan dapat disembuhkan (60%) – angka yang telah meningkat sejak dimulainya rangkaian studi Global Trend pada tahun 2013 dan terus meningkat melalui pandemi sebagai vaksin dikembangkan dalam waktu singkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Euforia Pesta Belanja...
Euforia Pesta Belanja Tengah Tahun, Watsons 6.6 Mid Year Sale Makin Nyaman
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
TikTok Shop by Tokopedia...
TikTok Shop by Tokopedia Dorong 35 Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara
Saatnya Ubah Wishlist...
Saatnya Ubah Wishlist ke Checkout lewat Watsons 5.5 Ultimate Sale
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Kopdes Merah Putih dengan Brand Kolektif Berbasis Produk Lokal
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
SNI Jadi Benteng Produk...
SNI Jadi Benteng Produk Lokal dan Jalan IKM Tembus Ekspor
Gerakan Musyawarah Revitalisasi...
Gerakan Musyawarah Revitalisasi Pangan Lokal Digagas di Cinere
Rekomendasi
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Infografis
Kiat Aman Pesan Makanan...
Kiat Aman Pesan Makanan Online Saat Pandemi Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved