Perusahaan Nyaris Bangkrut, Erick Thohir Pilih Jual Mercy hingga Tanah
Jum'at, 10 Desember 2021 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
"Bahkan waktu itu saya pinjam uang kedua sahabat saya, almarhum Andre Mamuaya dan bekas Ketua Kadin sekarang yang jadi Dubes Amerika, Rosan Roeslani. Saya pinjam uang waktu itu kalau tidak salah masing-masing Rp1 miliar. Saya janji saya balikin dua bulan, Alhamdulilah saya balikin satu bulan," tuturnya.
Sebelum menapaki tangga kesuksesan hingga mengisi posisi strategis di Kabinet Indonesia Maju, Erick mengaku sempat mengalami kesulitan keuangan yang berarti.
Baca juga: Erick Thohir Angkat Zulkifli Zaini jadi Komisaris Utama PTPN III
Sebagai pemilik perusahaan media, Erick dihadapkan pada sejumlah pilihan pahit. Saat itu, dia harus memilih satu pilihan dari sejumlah opsi. Misalnya, melakukan pengurangan karyawan ataukah meminjam dana dari perbankan. Dengan segala pertimbangan dan resiko, dia akhirnya memilih untuk melepas aset-aset pribadinya.
"Waktu itu pikirannya yang mana atau kita sebagai pengusaha kan kita harus punya loyalitas terhadap profesional dan tim kita. Akhirnya waktu itu saya apakah melepas (PHK), apakah pinjam (utang), akhirnya saya memberanikan diri melakukan satu hal (menjual aset pribadi)," ungkapnya.
Sebelum menapaki tangga kesuksesan hingga mengisi posisi strategis di Kabinet Indonesia Maju, Erick mengaku sempat mengalami kesulitan keuangan yang berarti.
Baca juga: Erick Thohir Angkat Zulkifli Zaini jadi Komisaris Utama PTPN III
Sebagai pemilik perusahaan media, Erick dihadapkan pada sejumlah pilihan pahit. Saat itu, dia harus memilih satu pilihan dari sejumlah opsi. Misalnya, melakukan pengurangan karyawan ataukah meminjam dana dari perbankan. Dengan segala pertimbangan dan resiko, dia akhirnya memilih untuk melepas aset-aset pribadinya.
"Waktu itu pikirannya yang mana atau kita sebagai pengusaha kan kita harus punya loyalitas terhadap profesional dan tim kita. Akhirnya waktu itu saya apakah melepas (PHK), apakah pinjam (utang), akhirnya saya memberanikan diri melakukan satu hal (menjual aset pribadi)," ungkapnya.
Lihat Juga :