5 Hari Naik Beruntun, IHSG Berpeluang Terkoreksi Pekan Depan

Minggu, 12 Desember 2021 - 12:13 WIB
loading...
5 Hari Naik Beruntun,...
Setelah sepekan menguat, analis mewantiwanti investor saham untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya aksi jual pada pekan depan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dinilai berpeluang mengalami koreksi pekan depan setelah 5 hari dalam sepekan terakhir menguat secara beruntun. Data historis menunjukkan IHSG menguat berturut-turut pada 6-10 Desember 2021 dan ditutup di zona hijau sebesar 0,14% di level 6.652,92.

"Penguatan IHSG kemarin (sesi akhir pekan) ini terjadi di menit-menit terakhir, nah ini bisa dijadikan indikasi ada potensi koreksi di waktu selanjutnya," tutur Technical Analyst PT Kanaka Hita Solvera William Wibowo kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (12/12/2021).

Baca Juga: Rapor Bursa Sepekan: IHSG Naik dan Nilai Transaksi Harian Anjlok

Secara teknikal, William mencermati penurunan IHSG bisa menyentuh area 6.550. Namun, imbuh dia, bisa saja IHSG terkoreksi lebih dalam. "Pekan depan ada peluang koreksi ke 6.550. Kalau penurunannya agresif, bisa saja ke 6.490 sampai 6.485," ujarnya.

Menurut William, meskipun dalam sepekan IHSG berada di zona hijau, namun penguatan yang terjadi masih tertahan. Hal ini dinilai bakal mengundang aksi jual investor untuk mengamankan aset ekuitasnya.

"Mengingat pergerakan IHSG seminggu terakhir ini tertahan dan juga tidak begitu signifikan hariannya. Menurut saya, IHSG ada peluang untuk meninggalkan level 6.600. Waspadai koreksi lanjutan," tandasnya.

Baca Juga: Ahli Matematika Sarankan Kaisar China Tiduri 121 Wanita dalam 15 Malam

Ihwal sentimen penggerak IHSG, William memandang aksi window dressing masih relatif tertahan akibat dampak varian Omicron. Pasar, terang dia, masih terus memperhatikan langkah pemerintah dalam mengatasi penyebaran varian baru ini terutama menjelang liburan akhir tahun.

Selain itu, percepatan agenda tapering off dari Federal Reserve dinilai turut menjadi perhatian investor. "Tentunya untuk bursa Amerika Serikat tetap menjadi perhatian bagi investor domestik kita. Apabila nanti tapering di AS dipercepat, maka tentu bisa punya pengaruh bagi bursa kita," pungkasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Portugal Mentok, Ronaldo...
Portugal Mentok, Ronaldo Dicap Egois!
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved