Kemenperin Integrasikan Kawasan Industri Batam, Bintan dan Karimun
Minggu, 12 Desember 2021 - 22:00 WIB
loading...
Kemenperin akan mengintegrasikan kawasan industri Batam, Bintan dan Karimun yang akan dibagi menjadi tema-tema tertentu. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian ( Kemenperin ) akan mengintegrasikan pengembangan dan pengelolaan kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK). Pengintegrasian ini meliputi pengembangan sektor industri dan jasa strategis yang terintegrasi dan saling mendukung.
Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Eko SA Cahyanto mengatakan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memiliki potensi besar dan berperan penting dalam mengakselerasi upaya pemulihan ekonomi nasional, khususnya pengembangan kawasan BBK.
Baca Juga: Erick Thohir Minta Kawasan Industri Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
"Selain itu, kawasan ini ditopang pembangunan infrastruktur yang terkoneksi dan terintegrasi, serta harmonisasi dan sinkronisasi regulasi terkait perizinan investasi, fasilitas dan kemudahan investasi," ungkap Eko dalam keterangan tertulis, Minggu (12/12/2021).
Berdasarkan rencana induk pengembangan kawasan BBK, akan dibagi menjadi tema-tema tertentu. Untuk wilayah Batam, bakal menjadi hub logistik internasional khususnya untuk e-commerce, industri kedirgantaraan, industri light and valuable khususnya untuk opto-electronic dan home appliance, industri digital dan kreatif, international trade and finance center, serta integrated health tourism.
Wilayah Bintan akan dikembangkan dengan tema pariwisata internasional, industri MRO, industri transportasi, industri pengolahan makanan, industri maritim dan pertahanan, serta industri olah raga.
"Adapun, untuk wilayah Karimun, akan dikembangkan dengan tema industri maritim, industri oil tanking and refinery industry, industri agri-tech, industri pengolahan hasil laut, dan pariwisata," lanjutnya.
Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Eko SA Cahyanto mengatakan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memiliki potensi besar dan berperan penting dalam mengakselerasi upaya pemulihan ekonomi nasional, khususnya pengembangan kawasan BBK.
Baca Juga: Erick Thohir Minta Kawasan Industri Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
"Selain itu, kawasan ini ditopang pembangunan infrastruktur yang terkoneksi dan terintegrasi, serta harmonisasi dan sinkronisasi regulasi terkait perizinan investasi, fasilitas dan kemudahan investasi," ungkap Eko dalam keterangan tertulis, Minggu (12/12/2021).
Berdasarkan rencana induk pengembangan kawasan BBK, akan dibagi menjadi tema-tema tertentu. Untuk wilayah Batam, bakal menjadi hub logistik internasional khususnya untuk e-commerce, industri kedirgantaraan, industri light and valuable khususnya untuk opto-electronic dan home appliance, industri digital dan kreatif, international trade and finance center, serta integrated health tourism.
Wilayah Bintan akan dikembangkan dengan tema pariwisata internasional, industri MRO, industri transportasi, industri pengolahan makanan, industri maritim dan pertahanan, serta industri olah raga.
"Adapun, untuk wilayah Karimun, akan dikembangkan dengan tema industri maritim, industri oil tanking and refinery industry, industri agri-tech, industri pengolahan hasil laut, dan pariwisata," lanjutnya.
Lihat Juga :