Jadi Anggota Dewan IMO, Indonesia Angkat 3 Isu Maritim

Minggu, 12 Desember 2021 - 23:59 WIB
loading...
Jadi Anggota Dewan IMO,...
Sebagai anggota dewan, Indonesia turut berperan menentukan kebijakan IMO yang sangat berpengaruh pada dunia kemaritiman. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Indonesia kembali menjadi anggota Dewan International Maritime Organization (IMO). Sekretaris Umum Indonesian National Shipowners’ Association ( INSA ) Budhi Halim mengatakan, masuknya Indonesia sebagai anggota Dewan IMO menunjukkan pengakuan dunia atas eksistensi Indonesia di sektor kemaritiman internasional.

Keikutsertaan Indonesia sebagai anggota Dewan IMO memberikan kesempatan bagi negara ini untuk ikut serta menentukan kebijakan organisasi yang sangat berpengaruh pada dunia kemaritiman. Terkait dengan itu, Budhi menyebutkan, ada 3 hal isu utama terkait kemaritiman yang diajukan Indonesia.

Baca Juga: Kejayaan Indonesia Ada di Laut, SDM Unggul Sektor Pelayaran Disiapkan

Pertama, berkaitan dengan kelestarian lingkungan yaitu penanganan sampah plastik. Kedua, pengembangan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia terutama berkaitan dengan kejuruan teknologi maritim.

"Yang ketiga, berkaitan dengan peran dan keterlibatan perempuan dalam dunia kemaritiman," jelasnya dalam keterangan resmi, Minggu (12/12/2021).

Selain tiga isu tadi, kata Budhi, Indonesia juga mendorong pentingnya pembenahan sektor kepelabuhanan. Di tahun 2019 Indonesia sangat diapresiasi sebagai negara kepulauan pertama yang memiliki bagan pemisahan alur laut atau Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat Sunda dan Selat Lombok menjadi alur pelayaran internasional.

Keanggotaan Indonesia dalam IMO, tegas dia, harus dimanfaatkan oleh pemerintah untuk dapat mempromosikan kepentingan nasional sebagai negara kepulauan dengan perairannya yang luas agar dapat terciptanya keselamatan dan keamanan pelayaran internasional serta perlindungan lingkungan maritim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker Raksasa...
Kapal Tanker Raksasa China Tembus Blokade Selat Hormuz, Bawa 2 Juta Barel Minyak Irak
Rebutan Terusan Panama,...
Rebutan Terusan Panama, AS Ajak 6 Negara Gebukin Dominasi China
6 Kapal Tanker Minyak...
6 Kapal Tanker Minyak Iran Diusir Paksa Militer AS, Selat Hormuz Kini Jadi Lautan Mati
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya Soal Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya
BKI Gelar Sidang KOMTEK,...
BKI Gelar Sidang KOMTEK, Pastikan Aturan Klasifikasi Relevan bagi Industri Maritim
BKI Kunjungi Otoritas...
BKI Kunjungi Otoritas Maritim China, Perluas Layanan Global
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Iran Murka di PBB, Sebut...
Iran Murka di PBB, Sebut Blokade Maritim AS Tindakan Agresi yang Jelas
Rekomendasi
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved