Raksasa Migas Asing Hengkang, Target Satu Juta Barel Terancam Molor

Senin, 13 Desember 2021 - 14:04 WIB
loading...
Raksasa Migas Asing...
Kepergian perusahaan migas asing bisa mengancam target satu juta barel. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Sejumlah perusahaan minyak dan gas ( migas ) asing memutuskan tidak memperpanjang kontrak di Indonesia. Terbaru, ConocoPhilips melepas asetnya di Blok Corridor, Sumatera Selatan, dan pindah ke Australia.

Baca juga: ConocoPhillips Hengkang dari Blok Corridor, Pilih Investasi di Australia

Dengan bertambahnya jumlah perusahaan migas asing yang pergi dari Indonesia, apakah target produksi minyak satu juta barel per hari bisa tercapai?

"Tentu saja ini berdampak dan tentu sangat mungkin target 1 juta barel per hari sulit tercapai," ujar Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan kepada MNC Portal Indonesia, Senin (13/12/2021).

Mamit melanjutkan, target produksi minyak 1 juta BOPD dan 12 BSCFD membutuhkan investasi USD25 miliar per tahunnya. Jika perusahaan asing "kabur", tentu pencapaian target ini bisa molor.

Menurutnya, pemerintah harus segera membenahi iklim investasi migas Indonesia ke depannya agar perusahaan asing kembali menanamkan modal. Misalnya, dengan memberikan kepastian hukum berupa penyelesaian revisi UU Migas No. 22 Tahun 2001.

"Padahal, ini merupakan salah satu kunci dalam menarik investor," katanya.

Baca juga: Mayat Bayi Ditemukan di Tempat Sampah Apartemen Riverside

Selain itu, perizinan investasi juga harus disederhanakan. Pemerintah juga bisa memberi kebijakan fiskal yang atraktif dan menarik.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PHE Catat Produksi Migas...
PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD di 2025, Kuasai 65% Lifting Minyak RI
PGTC 2026 Perkenalkan...
PGTC 2026 Perkenalkan Bisnis Hilir Energi kepada Mahasiswa
Mahasiswa UGM Pelajari...
Mahasiswa UGM Pelajari Bisnis Hilir Migas di Pertamina Patra Niaga
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan SKK Migas Taken MoU Optimalkan Produk Lokal Sektor Hulu Migas
Menimbang Kemampuan...
Menimbang Kemampuan BUMD Mengelola Cadangan Migas di Blok Ganal
Selat Hormuz Pasca Ali...
Selat Hormuz Pasca Ali Khamenei dan Implikasinya ke Energi Migas Indonesia
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
Surat Kerry Riza Chalid...
Surat Kerry Riza Chalid Dinilai Bentuk Tekanan terhadap Langkah Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Migas
Rekomendasi
Solusi Tepat Menghadapi...
Solusi Tepat Menghadapi Situasi Mendadak dalam Perjalanan Bisnis
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Infografis
Penyebab 85 Juta Pekerjaan...
Penyebab 85 Juta Pekerjaan yang Terancam Musnah Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved