Meriahkan Harbolnas, Startup Ini Hadirkan Token IBL NFT

Senin, 13 Desember 2021 - 16:51 WIB
loading...
Meriahkan Harbolnas,...
Memperingati Harbolnas 12.12, startup teknologi Kolektibel menyajikan menu berbeda bagi pecinta basket tanah air. Ini adalah pertama kali dalam sejarah event Harbolnas diramaikan oleh produk Non-Fungible Token (NFT). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Memperingati Harbolnas 12.12 , startup teknologi Kolektibel menyajikan menu berbeda bagi pecinta basket tanah air. Ini adalah pertama kali dalam sejarah event Harbolnas diramaikan oleh produk Non-Fungible Token (NFT).

Dengan campaign bertajuk 'Harbolnas' yang juga singkatan dari "Hari Bola Basket Nasional", CEO Kolektibel, Pungkas Riandika menjelaskan, bahwa campaign ini merupakan inisiatif yang mengangkat awareness dunia basket Indonesia karena selama ini belum ada yang namanya Hari Bola Basket Nasional.

"Melanjutkan event launching saat Sumpah Pemuda 28 Oktober lalu, kami ingin memberikan penawaran terbatas bagi para kolektor NFT dan pecinta basket Indonesia. Para Kolektor (sebutan bagi user Kolektibel -red) bisa menikmati koleksi Epic Pack pada tanggal 12 Desember 2021 dengan harga khusus dan kejutan spesial," ujar Pungkas Riandika, Minggu (12/12/2021).

Baca Juga: Startup Lokal banyak Dicaplok Asing, Pemerintah Akan Luncurkan Merah Putih Fund

Sebagai informasi IBL NFT lahir bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2021 lalu. IBL NFT merupakan bentuk inovasi dari Liga Basket Indonesia (IGL) bekerjasama dengan kolektibel.com.

Adapun produk yang dihadirkan adalah sebuah momen basket di mana orang bisa membelinya di portal iblindonesia.com/nft yang saat ini masih dalam tahap Beta. Jika berminat pengguna bisa mendaftar di kolektibel.com/waitlist

Apa Yang Menarik Dari Epic Pack NFT Ini?.

IBL NFT sebenarnya adalah bentuk evolusi dari kartu basket yang biasa dikoleksi zaman dahulu. Bedanya yang dikoleksi adalah highlights moment berbentuk video yang tersimpan dalam jaringan blockchain Vexanium.

Vexanium adalah sebuah jaringan public blockchain lokal yang memiliki entitas legal di Indonesia dengan nama yayasan Vexanium teknologi nusantara/Epic Pack ini hanya akan dirilis setahun sekali dengan harga pack Rp 450 ribu (sebelum diskon 20%).

Artinya kolektor baru akan sangat sulit mencari NFT berjenis epic yang memiliki pilihan konten terbaik dari final IBL musim 2021 lalu antara duel el-clasico Satria Muda Pertamina vs Pelita Jaya Jakarta, dengan masing-masing supply NFT sebanyak 25 serial numbers.

Ini adalah jumlah yang sangat terbatas untuk sebuah NFT. Dalam Epic Pack ini akan ada total 4 NFT yang terdiri dari sebuah set NFT dari IBL Final 2021 dan tiga set basic NFT.

Kolektor yang bisa membeli Epic Pack NFT ini adalah mereka yang sudah memiliki 7 koleksi NFT dengan rarity (tingkat kelangkaan) Common yang saat ini masih tersedia. Nantinya mereka yang bisa membeli Epic Pack ini bisa menjualnya kembali di marketplace Kolektibel (ibl.kolektibel.com/market). Tentunya dengan harga yang lebih tinggi karena faktor kelangkaan produk.

Promo Khusus Hari Ini

"Khusus Harbolnas 12.12, untuk mendapatkan Epic Pack, Kolektor bisa langsung membelinya tanpa syarat plus diskon 20%," tambah Rhein Mahatma selaku co-founder kolektibel.com.

Setelah tanggal 12 Desember, jika masih ingin membeli Epic Pack, Kolektor harus mengumpulkan 7 NFT berjenis Common terlebih dahulu.

Baca Juga: Transfree, Startup Fintech Tenant Inkubator LPDB-KUMKM Mampu Layani Pengiriman Uang dari 40 Negara

Dari pengamatan yang ada pada seri pack drop sebelumnya, satu pack NFT (berisi 3 moment) dijual seharga Rp 67 ribu. Artinya sebuah IBL NFT harganya sekitar Rp 22 ribu. Nah, ketika dijual di marketplace Kolektibel, harganya bisa berpotensi naik minimal 2-3 kali lipat/ moment.

Contohnya pada NFT Andakara Prastawa berikut: https://ibl.kolektibel.com/moments/26 yang terjual dengan harga Rp 100 ribu. Kenaikan harga ini sebenarnya terjadi karena faktor demand vs supply. Semakin langka NFT tersebut, semakin dianggap berharga oleh komunitas, maka harga NFT bisa semakin naik.

Penjelasan di atas adalah cara bermain trading IBL NFT. Layaknya platform trading lain, para Kolektor bisa membeli NFT tersebut di harga murah pada hari tertentu, dan menjualnya kembali di marketplace Kolektibel dengan harga lebih tinggi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Mendorong Kewirausahaan...
Mendorong Kewirausahaan Berbasis AI dan Transisi Energi Berkelanjutan di Indonesia
Rayakan Mega Day Akhir...
Rayakan Mega Day Akhir Tahun dengan Diskon hingga 70%!
MDI Portfolio Impact...
MDI Portfolio Impact Report 2025 Tunjukkan Dampak Lintas Sektor dari Startup
Indonesia Kalah Jauh,...
Indonesia Kalah Jauh, Menko Airlangga: Hanya Punya 25 Startup AI, Singapura Hampir 300
Inovasi Buatan Anak...
Inovasi Buatan Anak Bangsa Unjuk Gigi di Tengah Ancaman Siber Sektor Keuangan
Drama Rp34 Triliun!...
Drama Rp34 Triliun! Pendiri Startup AI Manus Dicekal di China Usai Dicaplok Meta
Widyanta Teja dan Daniel...
Widyanta Teja dan Daniel Salamena Siap Balas Dendam dengan Sepatu Legendaris Lokal di IBL 2026
Peran Strategis Ekosistem...
Peran Strategis Ekosistem Aplikasi Meningkatkan Daya Saing UMKM Digital
Rekomendasi
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved