Investor Milenial Tumbuh, Avram Bidik Dana Kelolaan Rp7,1 Triliun
Senin, 13 Desember 2021 - 23:03 WIB
loading...
Avram menargetkan dana kelolaan sebesar Rp7,1 triliun pada tahun 2022. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Milenial menjadi segmen pasar menggiurkan yang kerap dibidik mengingat jumlahnya yang besar dan karakternya yang dinamis serta cenderung boros. Studi Pew Research Center menunjukkan, 49% kaum milenial sendiri mengakui bahwa mereka “boros” dan sebanyak 43% mengatakan mereka “rakus”.
Sejatinya mengelola keuangan tidak melulu sulit untuk dilakukan karena bisa dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, misalnya menabung. Dari menabung, keuangan bisa ditingkatkan lagi dengan berinvestasi.
Salah satu jenis investasi yang dianggap aman dan cocok untuk generasi milenial terutama para pemula adalah reksa dana. Tercatat jumlah investor reksa dana di Indonesia telah mencapai 6,1 juta orang per Oktober 2021, di mana lebih dari separuhnya merupakan investor berusia di bawah 30 tahun.
Baca juga: Tembus 4 Juta Investor, Reksa Dana Jadi Mainan Baru Milenial
Berbeda dengan investasi lainnya, reksa dana memiliki kemampuan untuk mendiversifikasi investasi. Dengan diversifikasi investasi ini, risiko kehilangan uang dalam satu investasi menjadi lebih rendah. Dana yang diberikan akan diinvestasikan dalam beberapa jenis instrumen, mulai dari obligasi, pasar uang, ataupun saham.
Di samping itu, reksa dana dikelola oleh para ahli yang dikenal sebagai Fund Manager dalam Perusahaan Manajer Investasi. Manajer Investasi menawarkan berbagai pilihan produk reksa dana sesuai dengan tingkat risiko dan kebutuhan investasi investor.
Sejatinya mengelola keuangan tidak melulu sulit untuk dilakukan karena bisa dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, misalnya menabung. Dari menabung, keuangan bisa ditingkatkan lagi dengan berinvestasi.
Salah satu jenis investasi yang dianggap aman dan cocok untuk generasi milenial terutama para pemula adalah reksa dana. Tercatat jumlah investor reksa dana di Indonesia telah mencapai 6,1 juta orang per Oktober 2021, di mana lebih dari separuhnya merupakan investor berusia di bawah 30 tahun.
Baca juga: Tembus 4 Juta Investor, Reksa Dana Jadi Mainan Baru Milenial
Berbeda dengan investasi lainnya, reksa dana memiliki kemampuan untuk mendiversifikasi investasi. Dengan diversifikasi investasi ini, risiko kehilangan uang dalam satu investasi menjadi lebih rendah. Dana yang diberikan akan diinvestasikan dalam beberapa jenis instrumen, mulai dari obligasi, pasar uang, ataupun saham.
Di samping itu, reksa dana dikelola oleh para ahli yang dikenal sebagai Fund Manager dalam Perusahaan Manajer Investasi. Manajer Investasi menawarkan berbagai pilihan produk reksa dana sesuai dengan tingkat risiko dan kebutuhan investasi investor.
Lihat Juga :