Erick Tohir: Penguatan Nilai AKHLAK Sambut Generasi Emas Indonesia 2045
Rabu, 15 Desember 2021 - 14:08 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Pendiri ESQ Leadership Centre Ary Ginanjar Agustian pada Dies Natalis ESQ Business Scholl, Senin (13/12/2021). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meyakini nilai-nilai dasar yang ditetapkan Kementerian BUMN yaitu AKHLAK , akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif akan mentransformasi kinerja perusahaan-perusahaan pelat merah menjadi semakin berdaya saing.
Upaya tersebut juga dimaksudkan untuk melakukan transformasi human capital dan menjadikan BUMN sebagai pabrik talenta bukan pabrik wacana sehingga dapat menjadi pegangan dalam menyongsong era emas Indonesia pada tahun 2045.
"Yang paling penting justru semua ini adalah punya core values AKHLAK. Karena kita tanpa amanah tidak ada artinya. Karena kita itu berjibaku dengan konflik-konflik setiap hari Conflict of Interest terutama. Nah, AKHLAK itu menjadi pegangan," ujar Erick Thohir dalam siaran pers yang diterima, Rabu (15/12/2021).
Baca Juga: Fotonya Mejeng di ATM Bank BUMN, Erick Thohir: Kampanye AKHLAK, bukan Pilih Saya
Erick saat menjadi pembicara dalam Acara Dies Natalis ke-9 ESQ Business School secara ndaring Senin (13/12) mengatakan, guna mencegah terjadinya konflik kepentingan dalam tubuh BUMN, ia menerapkan model rekruitmen human capital perusahaan yang dititikberatkan pada kualitas atau kompetensi yang sangat dibutuhkan.
"Apalagi kalau kita diisi oleh human-human capital yang juara, sehingga sumber daya alam kita juga punya value di sini. Jadi hal ini yang penting bagaimana menjadi kunci dan kita lihat inilah yang kita coba tadi menghadapi disrupsi pun kita berubah," tuturnya.
Upaya tersebut juga dimaksudkan untuk melakukan transformasi human capital dan menjadikan BUMN sebagai pabrik talenta bukan pabrik wacana sehingga dapat menjadi pegangan dalam menyongsong era emas Indonesia pada tahun 2045.
"Yang paling penting justru semua ini adalah punya core values AKHLAK. Karena kita tanpa amanah tidak ada artinya. Karena kita itu berjibaku dengan konflik-konflik setiap hari Conflict of Interest terutama. Nah, AKHLAK itu menjadi pegangan," ujar Erick Thohir dalam siaran pers yang diterima, Rabu (15/12/2021).
Baca Juga: Fotonya Mejeng di ATM Bank BUMN, Erick Thohir: Kampanye AKHLAK, bukan Pilih Saya
Erick saat menjadi pembicara dalam Acara Dies Natalis ke-9 ESQ Business School secara ndaring Senin (13/12) mengatakan, guna mencegah terjadinya konflik kepentingan dalam tubuh BUMN, ia menerapkan model rekruitmen human capital perusahaan yang dititikberatkan pada kualitas atau kompetensi yang sangat dibutuhkan.
"Apalagi kalau kita diisi oleh human-human capital yang juara, sehingga sumber daya alam kita juga punya value di sini. Jadi hal ini yang penting bagaimana menjadi kunci dan kita lihat inilah yang kita coba tadi menghadapi disrupsi pun kita berubah," tuturnya.
Lihat Juga :