Harga CPO Merosot, Harga Minyak Goreng Diharapkan Ikut Turun
Rabu, 15 Desember 2021 - 14:42 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah sendiri terus berupaya mengatasi harga minyak goreng yang naik dua kali lipat. Salah satu langkahnya adalah rencana penggunaan dana kelolaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebagai strategi untuk menstabilkan harga. Rencana ini tengah dibahas oleh Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.
Selain menangkis lonjakan harga minyak goreng, pemerintah juga terus mendorong hilirisasi minyak sawit untuk meningkatkan nilai tambah di pasar ekspor. Menurut data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) komposisi ekspor minyak sawit Indonesia yang sudah berbentuk olahan sawit mencapai 76%.
Hingga September 2021, total produksi sawit Indonesia mencapai 38,14 juta ton. Dari angka produksi tersebut, ekspor sawit Indonesia sampai September 2021 mencapai 25,67 juta ton. Adapun komposisi ekspor dalam bentuk sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sampai September 2021 hanya sebesar 2,2 juta ton.
Baca juga: Para Selebritas yang Ngaku Pernah Lakukan Seks di Dalam Mobil
"Jadi ekspor dalam bentuk CPO kecil sekali. Sebagian 19,2 juta ton itu sudah dalam bentuk olahan CPO atau sudah dalam bentuk setengah jadi," kata Ketua Bidang Komunikasi Gapki, Tofan Mahdi.
Selain menangkis lonjakan harga minyak goreng, pemerintah juga terus mendorong hilirisasi minyak sawit untuk meningkatkan nilai tambah di pasar ekspor. Menurut data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) komposisi ekspor minyak sawit Indonesia yang sudah berbentuk olahan sawit mencapai 76%.
Hingga September 2021, total produksi sawit Indonesia mencapai 38,14 juta ton. Dari angka produksi tersebut, ekspor sawit Indonesia sampai September 2021 mencapai 25,67 juta ton. Adapun komposisi ekspor dalam bentuk sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sampai September 2021 hanya sebesar 2,2 juta ton.
Baca juga: Para Selebritas yang Ngaku Pernah Lakukan Seks di Dalam Mobil
"Jadi ekspor dalam bentuk CPO kecil sekali. Sebagian 19,2 juta ton itu sudah dalam bentuk olahan CPO atau sudah dalam bentuk setengah jadi," kata Ketua Bidang Komunikasi Gapki, Tofan Mahdi.
(uka)
Lihat Juga :