Omicron Masuk RI, IHSG dan Rupiah Kompak Bergerak Lesu di Sesi I

Kamis, 16 Desember 2021 - 14:33 WIB
loading...
Omicron Masuk RI, IHSG...
Pengumuman virus varian baru Omicron masuk ke Indonesia sepertinya menjadi sentimen bagi pasar keuangan. Terpantau hingga sesi siang hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pengumuman virus varian baru Omicron masuk ke Indonesia sepertinya menjadi sentimen bagi pasar keuangan. Terpantau hingga sesi siang hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mengalami koreksi cukup dalam, begitu juga dengan pergerakan nilai tukar rupiah .

Pada penutupan sesi pertama IHSG melemah -44,89 poin atau -0,68% di level 6.581,35. Koreksi juga dialami nilai mata uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD). Data pasar spot Bloomberg hingga pukul 13:39 WIB mencatat Rupiah jeblok 18 poin atau -0,13% di Rp14.352.

Baca Juga: Omicron Ditemukan di Indonesia, Wapres: Kita Antisipasi, Kita Tidak Ingin Seperti Delta Lagi

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi menerangkan, koreksi yang terjadi ini tidak hanya disebabkan karena kepanikan investor terhadap penemuan kasus virus Omicron.

Ibrahim menilai ada sentimen global yang turut memengaruhi pasar domestik, khususnya pernyataan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell yang bakal mempercepat agenda pengurangan pembelian aset atau taperingnya hingga Maret 2022.

"Pelemahan ini tidak semata-mata karena Omicron yang ditemukan di Wisma Atlet, tetapi karena komentar dari Powell tadi malam yang kemungkinan besar akan mengurangi pembelian (tapering) lebih cepat," kata Ibrahim kepada media, Kamis (16/12/2021).

Berkomentar ihwal dampak lanjutan dari penemuan kasus baru Omicron ini, Ibrahim meyakini pelaku pasar masih optimis pemerintah Indonesia bisa mengatasi penyebaran ini ke depan.

"Pelaku pasar masih optimis pemerintah Indonesia akan bisa menangani kasus ini. Apalagi menjelang libur Natal dan Tahun Baru, dengan adanya informasi ini, masyarakat kemungkinan akan lebih hati-hati," tuturnya.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 233 Saham Menguat 59 Melemah

Menurutnya, dengan kerja sama antar-lembaga, kasus varian Omicron bisa ditekel dengan baik. "Omicron memang saat ini sudah cukup mengkhawatirkan secara global, tapi di Indonesia cukup kondusif, di sini ada TNI dan POLRI untuk mencegah penyebaran varian ini," ujarnya.

"Omicron memang saat ini sudah cukup mengkhawatirkan secara global, tapi di Indonesia cukup kondusif, di sini ada TNI dan POLRI untuk mencegah penyebaran varian ini," tukasnya
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Rekomendasi
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved