Ciptakan Perempuan-perempuan Produktif, Pemerintah Alokasikan Dana Khusus

Rabu, 22 Desember 2021 - 16:51 WIB
loading...
Ciptakan Perempuan-perempuan...
Pemerintah terus berkomitmen memberdayayakan perempuan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani berkomitmen mendukung pemberdayaan perempuan dan anak-anak perempuan, serta melindungi mereka melalui instrumen APBN. Komitmen itu ditujukan melalui pemberian dana alokasi khusus (DAK) non-fisik jenis baru, yakni pelayanan perlindungan perempuan dan anak.

Baca juga: Sri Mulyani Sayangkan Daerah yang Susutkan Belanja Sosial Saat Pandemi

"DAK non-fisik ini pun diharapkan dapat memberikan penguatan bagi pemerintah daerah sampai kabupaten/kota," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (22/12/2021).

Kata dia, pemerintah juga berupaya terus menggunakan instrumen fiskal ini untuk memberikan dukungan secara lebih spesifik kepada perempuan dan anak-anak perempuan. Tujuannya agar mereka tidak hanya mendapatkan perlindungan, namun juga mendapatkan kesempatan yang sama baik dari sisi kesehatan hingga sekolah.

"Dan pada akhirnya mereka bisa menjadi perempuan-perempuan yang produktif yang sehat dan bisa memberikan kebaikan tidak hanya kepada dirinya namun juga pada keluarga dan kepada bangsa kita," katanya.

Dia memastikan pemerintah juga akan terus perjuangkan agar jangan sampai anak-anak perempuan menjadi korban kejahatan. Oleh karenanya, dia mengajak seluruh masyarakat hingga seluruh stakeholder untuk memerangi praktik-praktik buruk ini.

Baca juga: Camat Apresiasi Vaksinasi Anak oleh MNC Peduli dan Puskesmas Muara Gembong

"Jangan sampai anak-anak perempuan kita ingin maju ingin sekolah kemudian dia dihadapkan pada risiko menjadi korban kejahatan," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Rekomendasi
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Berita Terkini
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved