Lalu Lintas Nataru Diprediksi Melonjak Hari Ini, Begini Skenario Kemenhub
Kamis, 23 Desember 2021 - 08:38 WIB
loading...
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Foto/Dok Kemenhub
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan lonjakan mobilitas pada masa Libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2021/2022 terjadi pada Kamis-Jumat, 23-24 Desember 2021.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario penanganan untuk mengendalikan arus lalu lintas (lalin) agar transportasi dapat berjalan dengan baik pada masa libur Nataru.
“Untuk lonjakan mobilitas yang diperkirakan terjadi pada 23 dan 24 Desember 2021, diharapkan sejumlah skenario penanganan yang telah disiapkan untuk mengendalikan lalu lintas bisa berjalan dengan baik,” ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (23/12/2021).
Baca juga: Nataru, Kenaikan Penumpang di Bandara Soetta Diprediksi 24 Desember 2021
Dalam melakukan pengendalian mobilitas di lapangan, ada tiga instruksi presiden Jokowi. Pertama, lakukan penanganan secara humanis. Kedua, kolaborasi dan koordinasi secara intensif. Lalu yang ketiga adalah proaktif.
“Upaya proaktif yang dilakukan misalnya seperti penyediaan fasilitas vaksin dan antigen, pengetesan secara acak (random tes), dan menyiapkan tindakan darurat lainnya apabila terjadi hal di luar dugaan,” paparnya.
Menhub mengingatkan bahwa ada dua hal yang harus diantisipasi dalam penanganan mobilitas di sektor darat yaitu penerapan protokol kesehatan (prokes) di rest area dan penyediaan vaksinasi.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario penanganan untuk mengendalikan arus lalu lintas (lalin) agar transportasi dapat berjalan dengan baik pada masa libur Nataru.
“Untuk lonjakan mobilitas yang diperkirakan terjadi pada 23 dan 24 Desember 2021, diharapkan sejumlah skenario penanganan yang telah disiapkan untuk mengendalikan lalu lintas bisa berjalan dengan baik,” ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (23/12/2021).
Baca juga: Nataru, Kenaikan Penumpang di Bandara Soetta Diprediksi 24 Desember 2021
Dalam melakukan pengendalian mobilitas di lapangan, ada tiga instruksi presiden Jokowi. Pertama, lakukan penanganan secara humanis. Kedua, kolaborasi dan koordinasi secara intensif. Lalu yang ketiga adalah proaktif.
“Upaya proaktif yang dilakukan misalnya seperti penyediaan fasilitas vaksin dan antigen, pengetesan secara acak (random tes), dan menyiapkan tindakan darurat lainnya apabila terjadi hal di luar dugaan,” paparnya.
Menhub mengingatkan bahwa ada dua hal yang harus diantisipasi dalam penanganan mobilitas di sektor darat yaitu penerapan protokol kesehatan (prokes) di rest area dan penyediaan vaksinasi.
Lihat Juga :