Sepi, Tak Ada Lonjakan Penumpang Kereta Api Jelang Natal

Kamis, 23 Desember 2021 - 15:31 WIB
loading...
Sepi, Tak Ada Lonjakan...
KAI mencatat jumlah penumpang yang relatif sepi untuk momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021/2022 ini. Foto/Dok Antara
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KA I mencatat jumlah penumpang yang relatif sepi untuk momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021/2022 ini.

KAI Daop 1 khususnya memiliki kapasitas masa pandemi yang tidak sebanyak masa normal yaitu hanya 48 KA per hari dari sebelumnya rata-rata 83 KA.

Pengaruhnya tentu pada kapasitas terbatas untuk mengangkut 22.000 penumpang per hari dari biasanya 67.000 penumpang.
Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, pembelian tiket terbanyak terjadi pada Jumat (17/12/2021) kemarin dengan pesanan tiket sebanyak 16.888 tiket.

“Sementara hari ini 12.000 tiket. Memang masih di bawah kapasitas maksimal tapi kami persiapannya selalu untuk kondisi kapasitas maksimal. Saat ini maksimal hanya 80% dari kapasitas seluruhnya," ujarnya dalam live IDX Channel di Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Baca juga: Jelang Nataru KAI Tolak Berangkatkan 2.268 Penumpang

Dia menegaskan, KAI akan tetap fokus pada perjalanan yang sehat dan aman di masa pandemi ini. Untuk iyu, protokol kesehatan dan persyaratan khusus momen Nataru akan terus dijaga ketat.

"Banyak faktor pertimbangan masyarakat untuk perjalanan saat ini, misalnya tidak semua sekolah di seluruh wilayah memiliki libur bersamaan. Ada yang Desember dan juga ada Januari. Kemudian juga cuti kantor juga tidak merata dalam satu waktu," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
Hindari Blokade AS,...
Hindari Blokade AS, Iran Alihkan Perdagangan ke Jalur Kereta Api China
Komisi V DPR Dorong...
Komisi V DPR Dorong Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
KAI Catatkan Penjualan...
KAI Catatkan Penjualan Tiket 3,6 Juta, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 120%
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Dirut KAI Tinjau Pengembangan...
Dirut KAI Tinjau Pengembangan Stasiun Bogor, Siapkan Operasional 12 Kereta Bogor Line
KA Cikuray Layani 2,2...
KA Cikuray Layani 2,2 Juta Penumpang, Hubungkan Garut-Jakarta
Rekomendasi
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Berita Terkini
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved