Minim, Baru 11% UMKM Miliki HAKI yang Telah Terdaftar

Kamis, 23 Desember 2021 - 16:42 WIB
loading...
Minim, Baru 11% UMKM...
Pentingnya kepemilikan HaKI bagi UMKM dinilai perlu disosialisasikan lebih gencar. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Dari sekitar 60 juta lebih usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ) aktif di Indonesia, tercatat hanya 11% yang memiliki Hak Kekayaan Intelektual ( HaKI ) terdaftar. Hal itu terungkap dalam webinar yang digelar Intellectual Property Studies Center (IPSC) dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif hari ini.

Fakta tersebut menimbulkan keprihatinan, mengingat salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan UMKM agar bisa menembus pasar nasional dan global, adalah dengan memiliki HaKI.

Baca Juga: UMKM Punya Jembatan untuk Go Internasional Apapun Kendalanya

Terkait dengan itu, Staf Ahli Menteri bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kemenparekraf Ari Juliano Gema mengatakan, pentingnya HaKI harus terus disosialisasikan kepada kelompok UMKM. Dia menjelaskan, upaya itu antara lain dilakukan melalui kolaborasi dengan IPSC yang merupakan wadah dalam mengembangkan pengetahuan tentang kekayaan intelektual kepada masyarakat Indonesia.

"Kami perlu bekerja sama dengan NGO seperti IPSC untuk mengakselerasi sosialisasi tentang kekayaan intelektual di Indonesia sampai angka perkembangannya terus naik," kata Ari Juliano, Kamis (23/12/2021).

Founder IPSC Khoirul Anam menjelaskan, IPSC berfokus pada kelompok UMKM agar masyarakat pelaku usaha lebih sadar terhadap HaKI, sehingga mampu menembus pasar nasional, bahkan global. "Salah satu caranya yaitu mereka harus memiliki Hak Kekayaan Intelektual yang terdaftar," tuturnya.

Dalam Webinar tersebut, Ketua Umum Asosiasi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual (AKHKI) Suyud Margono menegaskan dukungan terhadap UMKM yang ingin melakukan permohonan pendaftaran kekayaan intelektualnya. Sebab, kata dia, hal tersebut sangat penting untuk membawa UMKM masuk ke rantai pasok global.

"Kami Konsultan HaKI tentu juga mendorong UMKM untuk melakukan pendaftaran kekayaan intelektualnya di Direktorat Merek. Apalagi sekarang sudah ada peraturan pemerintah yang mengatur tentang biaya PNBP yang lebih murah untuk UMKM, yang penting dapat menunjukkan keterangan UMKM dari dinas terkait," ujarnya.

Baca Juga: Keukeuh Tidak Revisi UMK, Gubernur Banten Minta Polisi Tindak Buruh yang Duduki Ruang Kerjanya

Founder Kampar Harapan Gusti Amri menambahkan, ada beberapa faktor yang membuat UMKM kurang menyadari pentingnya HaKI. Pertama, Kurangnya sosialisasi dari stakeholder, baik dari pemerintah maupun NGO. Kedua, kurangnya jaringan dan yang ketiga adalah minimnya keuntungan sebagian besar UMKM.

Mengenai faktor yang terakhir, jelas Gusti, sebagian besar UMKM faktanya masih memiliki pendapatan kecil dan bahkan hanya cukup untuk menutup kebutuhan sehari-hari. Sementara, HaKI juga dianggap bagian dari tambahan biaya sehingga sampai saat ini belum dianggap penting oleh UMKM.

"Maka dari itu, kami sangat berharap sosialisasi tentang pentingnya kekayaan intelektual dari pemerintah maupun NGO seperti IPSC ini," pungkasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Rekomendasi
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved