UMKM Punya Jembatan untuk Go Internasional Apapun Kendalanya

Selasa, 21 Desember 2021 - 23:11 WIB
loading...
UMKM Punya Jembatan...
Mendorong UMKM naik kelas, platform trading terbaru karya anak bangsa hadir fasilitator bagi pengusaha kecil untuk melakukan ekspor. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Mendorong UMKM naik kelas , platform trading terbaru karya anak bangsa hadir fasilitator bagi pengusaha kecil untuk melakukan ekspor. Baik yang memang sudah pernah melakukan ekspor, atau pun mereka yang sama sekali belum pernah ekspor . 62trade.com memberikan solusi bagi rekan-rekan UMKM yang sifatnya tailor made.

Bila problemnya adalah kurang luas nya pasar luar negeri, maka 62trade.com akan membantu mencarikan Buyer di benua yang mereka belum garap. Jika problem nya adalah modal kerja, maka 62trade.com (bersama fintech partner) akan membantu dari sisi permodalan. Bahkan sampai kepada bila UMKM tersebut kurang bisa berkorespondensi karena kendala Bahasa, 62trade.com siap memberikan support, membantu mereka menjadi kontak poin customer luar negeri.



Hal ini sejalan dengan konsen pemerintah dalam pengembangan UMKM, bahkan Presiden Joko Widodo sendiri secara special memberikan perhatian terkait bagaimana para UMKM Indonesia bisa naik kelas, bisa go international, bisa berkontribusi lebih besar dalam membawa devisa negara.

UMKM Punya Jembatan untuk Go Internasional Apapun Kendalanya


Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM Indonesia pada 2018 berjumlah 64 juta usaha, dengan kata lain mewakili 23,9% populasi Indonesia. Di tahun 2020, PDB nasional 2020 UMKM memberikan kontribusi sekitar 61,07%. Cukup besar, namun export nya baru sebesar 4,09% dari total nilai ekspor Indonesia. Sangat kecil bila dibandingkan negara tetangga di Asia Tetangga, yang sudah tembus double digit seperti Thailand sebesar 29% dan Malaysia 17%.

Maka dari itu digelar Live Event secara online dengan pertimbangan kondisi Indonesia saat ini yang masih siaga pandemi Corona, terutama dengan muncul nya varian Omicron. Dilangsungkan dengan menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten, berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada audience para pelaku UMKM Indonesia, sehingga mereka mendapatkan suntikan semangat dalam berusaha merambah pasar internasional.

Ada Dr Sastia, salah seorang diaspora Indonesia yang ada di Jepang. Ia kebetulan minggu lalu diangkat menjadi Ketua Umum – Ikatan Imuwan Indonesia International. Dr Sastia berhasil membawa produk makanan khas Indonesia yaitu Tempe, naik kelas. Di ekspor secara rutin ke Jepang. Hal yang membanggakan sekali mengingat market Jepang adalah market yang unik, perlu usaha lebih untuk dapat di terima pasar Jepang.

Platform 62trade.com menurut beliau akan membantu kecepatan dari exposure produk-produk UMKM Indonesia terhadap komunitas buyer-buyer luar negeri. Sesuatu yang sebelum era digital susah sekali dinikmati oleh pelaku usaha Indonesia. Lebih dari itu platform 62trade membuat pembeli dan penjual memiliki tempat virtual ber transaksi yang aman dan trustworthy.



Narasumber kedua adalah : Rudy, Direktur PT Global Armada Logistic, sebagai salah satu forwarder yang sudah berpengalaman. Forwarder adalah salah satu unsur penting dalam ekosistem perdagangan internasional. Semakin forwarding agent ikut serius dalam program UMKM, maka semakin besar pula tingkat keberhasilan nya.

Lagi-lagi, dengan menggunakan platform digital 62trade.com, agen forwarder bila mendapat akses lebih dalam memberikan support dan dukungan nya kepada UMKM. Dimana yang sebelum nya jangkauan hanya terbatas pada industri tertentu, sekarang di platform 62trade.com bisa diperoleh begitu banyak akses terhadap industry – industry lain.

“Saya ingin 62trade.com menjadi most preferred digital cross trading platform bagi para UMKM di seluruh Indonesia, karena simple dalam penggunaan, terpercaya dan memberikan solusi bagi mereka” menurut EO 62trade.com, Carlo.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kisah Warung Legendaris...
Kisah Warung Legendaris Bu Sum di Yogyakarta, Berkembang Bersama Pendanaan dari BRI
Kadin Targetkan Perdagangan...
Kadin Targetkan Perdagangan Indonesia-Turki Capai USD10 Miliar
Ekspansi Gemilang, BRI...
Ekspansi Gemilang, BRI Antarkan UMKM Aksesoris Fashion Raih Pasar Internasional
Kisah Suryani, Pedagang...
Kisah Suryani, Pedagang Eceran yang Naik Kelas Berkat KUR BRI
Kena Tarif 32%, Prabowo...
Kena Tarif 32%, Prabowo Umumkan Sikap Resmi Indonesia ke AS Besok
Indonesia Siapkan Proposal...
Indonesia Siapkan Proposal Dagang untuk AS, Tawarkan Peningkatan Impor
Perkuat Branding lewat...
Perkuat Branding lewat Kemasan, Custoom.in Bantu UMKM Naik Kelas
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
Rekomendasi
Live Malam Ini, Indonesia...
Live Malam Ini, Indonesia U-17 vs Korea Utara U-17: Terbang Tinggi Garuda Muda!
Raja Mataram Hukum Pejabat...
Raja Mataram Hukum Pejabat Tingginya Akibat Tak Ikut Membangun Istana Megah Plered
Detil atau Detail, Mana...
Detil atau Detail, Mana Penulisan yang Benar?
Berita Terkini
Melongok Rekomendasi...
Melongok Rekomendasi Saham saat IHSG Bergerak Terbatas Jelang Neraca Dagang dan Dividen Bank
41 menit yang lalu
ASDP Layani 5,82 Juta...
ASDP Layani 5,82 Juta Penumpang dan 1,3 Juta Kendaraan Sepanjang Periode Lebaran 2025
1 jam yang lalu
Aturan Pengalihan Saham...
Aturan Pengalihan Saham BUMN ke Danantara Masih Digodok, Semua Masuk Kecuali Perum
1 jam yang lalu
Beri Semangat Para Pejuang...
Beri Semangat Para Pejuang Kanker, MNC Peduli Dukung Fun Run
9 jam yang lalu
Gokil, Harga Emas Diramal...
Gokil, Harga Emas Diramal Tembus Rp2,1 Juta per Gram
10 jam yang lalu
Kena Tarif Baru Trump...
Kena Tarif Baru Trump 32%, Wamen BUMN: Tantangan Revitalisasi Industri
12 jam yang lalu
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved