Digertak Xi Jinping, Perusahaan China di Bursa AS Pilih Pulang Kampung
Senin, 27 Desember 2021 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan ini memulai debutnya di New York lebih dari tiga tahun. Tencent music saat ini telah berkembang pesat menangkap pasar metaverse senilai USD800 miliar melalui bisnis konser virtual.
2. IQiyi Inc.
Operator layanan hiburan video ini merosot sejak akhir Maret karena khawatir kebijakan Beijing. Kinerja anak usaha Baidu Inc. yang terus merosot berpotensi di depak dari Bursa AS. Bloomberg News melaporkan kapitalisasi pasar perusahaan mencapai USD3,9 miliar merosot 80%.
3. Pinduoduo
Operator e-niaga ini merupakan perusahaan China terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar yang terdaftar di bursa di AS. ADR perusahaan ini naik ke rekor tertinggi di New York pada Februari tapi merosot sekitar 70% di tengah aksi jual saham China secara global.
Baca Juga: China Luncurkan Satelit Observasi Hiperspektral, Mampu Deteksi Sumber Mineral di Bumi
2. IQiyi Inc.
Operator layanan hiburan video ini merosot sejak akhir Maret karena khawatir kebijakan Beijing. Kinerja anak usaha Baidu Inc. yang terus merosot berpotensi di depak dari Bursa AS. Bloomberg News melaporkan kapitalisasi pasar perusahaan mencapai USD3,9 miliar merosot 80%.
3. Pinduoduo
Operator e-niaga ini merupakan perusahaan China terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar yang terdaftar di bursa di AS. ADR perusahaan ini naik ke rekor tertinggi di New York pada Februari tapi merosot sekitar 70% di tengah aksi jual saham China secara global.
Baca Juga: China Luncurkan Satelit Observasi Hiperspektral, Mampu Deteksi Sumber Mineral di Bumi
Lihat Juga :