Tahun Depan Buwas Turun Gelanggang Atasi Harga Minyak Goreng

Selasa, 28 Desember 2021 - 19:23 WIB
loading...
Tahun Depan Buwas Turun...
Buwas menyatakan mendapat penugasan baru untuk menjual minyak goreng. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas mengakui baru mendapat penugasan untuk menjual minyak goreng di tahun 2022. Manajemen pun tengah mendekati sejumlah produsen untuk memperoleh pasokan minyak goreng.

Baca juga: Buwas Beberkan Bulog Punya Total Utang Rp13 Triliun, Begini Penjelasannya

Buwas menyebut, pihaknya akan menjual minyak goreng dengan harga yang lebih murah kepada penjual eceran. Saat ini manajemen, kementerian, dan lembaga (K/L) terkait tengah membahas teknis pengadaan, termasuk harganya.

"Kami siapkan adalah kemarin sudah ada pembahasan teknis, jadi Bulog akan diberi penugasan. Bulog membeli minyak goreng dari produsen, nanti dijual dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Ini sedang diproses, mudah-mudahan segera ada keputusan," ujar Buwas, Senin (28/12/2021).

Program penjualan komoditas tersebut, kata Buwas, di luar dari pengadaan minyak goreng sebanyak 11,2 juta liter yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Nantinya, Bulog menargetkan sebanyak 2,4 juta ton minyak goreng yang dipasok dari beberapa produsen.

"Mungkin nanti sekitar 2,4 juta ton, kisaran segitu, ini curah," katanya.

Perihal pendanaan, Buwas memastikan tidak bersumber dari APBN, namun dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). BPDPKS sendiri merupakan unit noneselon di bidang pengelolaan dana perkebunan kelapa sawit yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan.

Baca juga: Lamborghini Jadi-jadian yang Kejutkan Indonesia, Nomor 4 Modal Rp40 Juta

"Itu (anggaran) dari BPDPKS bukan APBN, pakai dana itu," ungkapnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Kenaikan Harga Minyak...
Kenaikan Harga Minyak Goreng Terjadi di 207 Kabupaten, Kota! Begini Respons Bapanas
Mentan Amran Ancam Bakal...
Mentan Amran Ancam Bakal Tindak Produsen Minyak Goreng yang Naikkan Harga
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Rekomendasi
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Berita Terkini
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved