Pasar Menanti January Effect, Analis Kasih Bocoran 3 Sektor Menarik
Kamis, 30 Desember 2021 - 18:24 WIB
loading...
Tahun depan pasar modal masih berpeluang naik. Foto/YorriFarli/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Praktisi pasar modal , Lucky Bayu Purnomo, menilai peluang pasar modal dan indeks harga saham gabungan ( IHSG ) masih cenderung dapat mengalami pertumbuhan positif di bulan Januari tahun 2022.
Baca juga: Tutup Perdagangan Bursa, Airlangga Optimistis Ekonomi dan Pasar Modal Rebound di 2022
"Kita melihat (tabel) dari tahun 2019 angkanya plus 5% dan 2020 minus 5%. Artinya tahun 2022 peluang kembali ke posisi positif itu cukup besar. Kenapa demikian? Saya kira pasar sudah beradaptasi sejak tahun 2020, khususnya dalam pengendalian pandemi Covid-19,” kata Lucky dalam Closing Market IDX Channel, Kamis (30/12/2021).
Lucky Bayu menilai sejumlah sektor yang dapat menjadi rekomendasi bagi pelaku pasar, mulai dari pertambangan dapat menarik dan baik untuk diperhatikan oleh para pelaku pasar di tahun 2022 .
“Bisa jadi pilihan di sektor mining atau pertambangan untuk pelaku pasar. Untuk emiten atau sahamnya ada dari Indika Energy (INDY), Bukit Asam (PTBA), dan kita lihat turunan yang lain, misal PT Timah atau TINS,” urainya.
Baca juga: Tutup Perdagangan Bursa, Airlangga Optimistis Ekonomi dan Pasar Modal Rebound di 2022
"Kita melihat (tabel) dari tahun 2019 angkanya plus 5% dan 2020 minus 5%. Artinya tahun 2022 peluang kembali ke posisi positif itu cukup besar. Kenapa demikian? Saya kira pasar sudah beradaptasi sejak tahun 2020, khususnya dalam pengendalian pandemi Covid-19,” kata Lucky dalam Closing Market IDX Channel, Kamis (30/12/2021).
Lucky Bayu menilai sejumlah sektor yang dapat menjadi rekomendasi bagi pelaku pasar, mulai dari pertambangan dapat menarik dan baik untuk diperhatikan oleh para pelaku pasar di tahun 2022 .
“Bisa jadi pilihan di sektor mining atau pertambangan untuk pelaku pasar. Untuk emiten atau sahamnya ada dari Indika Energy (INDY), Bukit Asam (PTBA), dan kita lihat turunan yang lain, misal PT Timah atau TINS,” urainya.
Lihat Juga :