Lahan Seluas 165.000 Ha di Kalteng Disiapkan Jadi Lumbung Pangan
Rabu, 10 Juni 2020 - 10:36 WIB
loading...
Pemerintah menyiapkan lumbung pangan baru di Kalimantan Tengah seluas 165.000 ha. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pengembangan food estate atau lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa. Lokasi lumbung pangan baru ini direncanakan berada di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang juga akan menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020-2024.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan terdapat lahan potensial seluas 165.000 hektare yang merupakan kawasan aluvial, bukan gambut, pada lahan eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) di Kalteng.
"Lahan ini akan mulai kita kerjakan mulai tahun 2020 ini sampai 2022. Targetnya pada 2022 lahan seluas 165.000 hektare sudah bisa dioptimalkan produksinya. Ini adalah program prioritas kedua setelah pengembangan 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado-Likupang," kata Basuki dalam keterangan tertulis, yang dikutip Rabu (10/6/2020).
(Baca Juga: Kementerian PUPR Programkan Rehabilitasi 85.500 Ha Jaringan Irigasi)
Basuki menjelaskan, pengembangan program food estate ini akan dilakukan bersama Kementerian BUMN melalui skema investasi. Dalam program ini, Kementerian PUPR bertugas mengembangkan sarana dan prasarana dasar seperti perbaikan saluran-saluran irigasi di sekitar kawasan tersebut baik jaringan irigasi sekunder maupun primer.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan terdapat lahan potensial seluas 165.000 hektare yang merupakan kawasan aluvial, bukan gambut, pada lahan eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) di Kalteng.
"Lahan ini akan mulai kita kerjakan mulai tahun 2020 ini sampai 2022. Targetnya pada 2022 lahan seluas 165.000 hektare sudah bisa dioptimalkan produksinya. Ini adalah program prioritas kedua setelah pengembangan 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado-Likupang," kata Basuki dalam keterangan tertulis, yang dikutip Rabu (10/6/2020).
(Baca Juga: Kementerian PUPR Programkan Rehabilitasi 85.500 Ha Jaringan Irigasi)
Basuki menjelaskan, pengembangan program food estate ini akan dilakukan bersama Kementerian BUMN melalui skema investasi. Dalam program ini, Kementerian PUPR bertugas mengembangkan sarana dan prasarana dasar seperti perbaikan saluran-saluran irigasi di sekitar kawasan tersebut baik jaringan irigasi sekunder maupun primer.
Lihat Juga :