Mobil Listrik di Indonesia Sudah Ada 1.760 Unit, Stasiun Pengisian Diperbanyak

Selasa, 04 Januari 2022 - 17:33 WIB
loading...
Mobil Listrik di Indonesia...
690 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi target pemerintah yang akan dibangun sepanjang tahun 2022.Dimana saat ini jumlah mobil listrik sendiri di Indonesia sudah mencapai sekitar ribuan unit. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - 690 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi target pemerintah yang akan dibangunsepanjang tahun 2022. Pemerintah melalui Grand Strategi Energi nasional (GSN) menargetkan pembangunan SPKLU ini sebanyak 572 unit dimana asumsi kendaraan roda empatnya diharapkan ada 125.000 di tahun 2021.

Baca Juga: Antikrisis, Tesla Sukses Jual 936.000 Mobil Listrik Tahun Lalu

Namun di tahun 2021, baru terbangun 219 unit SPKLU di seluruh Indonesia dimana PT PLN (Persero) telah membangun 114 unit SPKLU. Adapun untuk mobil listrik sampai 2021 ada sekitar 1.760 unit.

"Tahun 2022 ini pemerintah menargetkan jumlah SPKLU sebanyak sekitar 690 unit. Kami harapkan tentunya PT PLN (Persero) dapat mengimplementasikan dan membangun kembali SPKLU baik di bangun sendiri maupun kolaborasi tentunya dengan badan usaha swasta," ujar Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ida Nuryatin Finahari saat peresmian SPKLU di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/1/2022).

Ida melanjutkan, untuk mendorong pembangunan SPKLU secara masif, pemerintah akan merevisi Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Menurutnya, dalam Permen tersebut diatur bahwa sistem pengisian ulang pada SPKLU harus terdiri dari 3 konektor. Hal ini yang menghambat target pembangunan SPKLU dari 572 unit di 2021 hanya terpasang 219 unit. "Ini juga menjadi tantangan tersendiri buat PLN maupun badan usaha swasta karena ternyata dengan 3 konektor ini yang membuat harganya mahal," jelasnya.

Baca Juga: Jajal Mobil Listrik GATe, Menhub: Kita Beli Banyak untuk G20

Dia berharap dengan adanya revisi Permen ESDM Nomor 13 Tahun 2020 bisa mempercepat pertumbuhan pemasangan SPKLU di tahun 2022. Pemerintah juga akan mengevaluasi jenis pengisian SPKLU berdasarkan pembagian jenis teknologi pengisian.

"Jadi tidak semuanya ultra-fast charging, bisa jadi kalau misalnya di rumah tidak perlu fast charging. Slow charging saja sambil ditinggal tidur, besok paginya sudah penuh. Hal seperti ini lah yang kita coba kolaborasikan di dalam revisi Permen ESDM Nomor 13 Tahun 2020 sehingga ini bisa memberikan semangat baru kepada teman-teman yang akan mengembangkan charging station terutama untuk roda empat," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Rekomendasi
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved