Pandemi Covid Masih Panjang, Sri Mulyani Ungkap Tantangan Ekonomi RI 2022

Selasa, 04 Januari 2022 - 19:28 WIB
loading...
Pandemi Covid Masih...
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan tantangan ekonomi di 2022. FOTO/ANTARA/Wahyu Putro A
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan pandemi Covid-19 bukanlah satu-satunya tantangan yang harus diwaspadai. Perubahan iklim, perkembangan ekonomi digital, dan lingkungan global yang dinamis juga merupakan tantangan ekonomi tahun ini.

"Ini tantangan yang tidak mudah dan tentu kedepan komunikasi sinergi kolaborasi antara OJK dengan Pemerintah Bank Indonesia dan LPS dalam forum KSSK, maupun antara OJK dengan seluruh Pemerintahan yang lain menjadi sangat penting," kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (4/1/2022).



Dia menyampaikan pentingnya sinergi dan perkuat kolaborasi seluruh pihak untuk terus menjaga sektor jasa keuangan dan mengawal pemulihan ekonomi nasional.

"Pertama, tentu adalah terus mengawal pemulihan ekonomi. Sama seperti tema di dalam APBN kita yaitu mendukung pemulihan ekonomi dan terus mendukung reformasi perekonomian," jelasnya.

Dia meminta OJK dalam menjalankan tugas fungsinya yaitu menjaga sektor jasa keuangan agar terus suistainable dan stabil secara transparan, teratur, adil, dan akuntabel serta melindungi masyarakat, juga bersinergi untuk terus memulihkan ekonomi.

"Ini mendukung reformasi struktural yang dilakukan oleh Pemerintah untuk menciptakan transformasi ekonomi yang makin produktif dan kompetitif,” terang Menkeu.

Tantangan pandemi di 2020-2021 yang juga menyentuh sektor keuangan telah berhasil ditangani secara baik. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan bersama OJK, Bank Indonesia dan LPS dalam forum KSSK bahu-membahu untuk bersama-sama menjaga stabilitas sektor keuangan di tengah gejolak pandemi.

Terakhir, Sri Mulyani berharap agar OJK dengan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan LPS dalam forum KSSK bisa bersama-sama mengawal pemulihan ekonomi secara efektif, handal, dan kredibel.

Di sisi lain, KSSK juga terus mendukung formula reformasi yang penting, terutama di sektor keuangan. Menkeu menyebut bahwa reformasi yang komprehensif di sektor keuangan menjadi keharusan, karena masih banyak legislasi sektor keuangan dihasilkan pada masa-masa lalu yang belum mengakomodasi perubahan-perubahan yang dinamis pada saat ini.



Menkeu juga berharap agar agenda reformasi sektor keuangan juga terus dikomunikasikan bersama DPR supaya bisa menghasilkan aturan yang komprehensif dan memberikan fondasi kuat, kompetitif serta aman dan stabil bagi sektor keuangan di Indonesia.

"Masih panjang perjalanan kita, namun saya yakin dengan kerja sama yang erat dan baik, insyaallah kita akan mampu untuk terus menjaga dan terus mengawal pemulihan ekonomi dan perbaikan kesejahteraan masyarakat," tutup Menkeu.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani dan Suami...
Sri Mulyani dan Suami Ucapkan Selamat Idulfitri: Harapan untuk Kesejahteraan Berkeadilan
Sri Mulyani: Saya di...
Sri Mulyani: Saya di Sini, Berdiri dan Tidak Mundur
Dasco Pastikan Sri Mulyani...
Dasco Pastikan Sri Mulyani Tidak Mundur, Kondisi Fiskal RI Kuat
Cek Rekening, THR PNS...
Cek Rekening, THR PNS Sudah Cair Rp9,36 Triliun
Sri Mulyani Memohon...
Sri Mulyani Memohon Penurunan Penerimaan Pajak Tak Didramatisir
Penerimaan Pajak Februari...
Penerimaan Pajak Februari 2025 Anjlok 30,2%, Hanya Terkumpul Rp187,8 Triliun
Diguncang Tarif Trump,...
Diguncang Tarif Trump, Rupiah Merana dan Surat Utang RI Tertekan
Awal Tahun, Sri Mulyani...
Awal Tahun, Sri Mulyani Umumkan APBN Sudah Tekor Rp31,2 Triliun
Pengumuman Kinerja APBN...
Pengumuman Kinerja APBN Molor, Sri Mulyani Ungkap Masalahnya
Rekomendasi
Lebih dari 39.000 Anak...
Lebih dari 39.000 Anak Yatim di Gaza akibat Genosida Israel
Ayo, Garuda Muda! Timnas...
Ayo, Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi ke Piala Dunia U-17
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Ini Penampakan Arus Lalin di Tol Cipali dan Pantura Cirebon
Berita Terkini
Tarif Trump Ancam Ekonomi...
Tarif Trump Ancam Ekonomi Indonesia, Bisa Jadi Malapetaka Nasional
51 menit yang lalu
Perang Dagang Mencekam,...
Perang Dagang Mencekam, China Balas Tarif Impor 34% untuk Semua Barang dari AS
1 jam yang lalu
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
10 jam yang lalu
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
10 jam yang lalu
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
11 jam yang lalu
Perkuat Branding lewat...
Perkuat Branding lewat Kemasan, Custoom.in Bantu UMKM Naik Kelas
12 jam yang lalu
Infografis
Sri Mulyani Ungkap 6...
Sri Mulyani Ungkap 6 Alasan Pembentukan Holding Ultra Mikro
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved