Pernyataan PBB Soal Omicron Jadi Sentimen Positif Bursa Saham AS
Rabu, 05 Januari 2022 - 06:59 WIB
loading...
Bursa saham AS ditutup bervarias. Foto/VanityFair
A
A
A
JAKARTA - Bursa Wall Street bergerak bervariasi di hari kedua perdagangan tahun 2022. Indeks Dow Jones Industrial Average mencetak rekor penutupan tertinggi pada perdagangan Selasa (4/1/2022) waktu setempat.
Baca juga: 273 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Naik 6.695
Mengutip Reuters, indeks S&P 500 turun 3,02 poin atau 0,06% dan berakhir pada 4.793. Nasdaq Composite turun 210,08 poin atau 1,33% menjadi 15.622. Dow Jones Industrial Average naik 214,59 poin atau 0,59% menjadi 36.799.
Sektor energi, keuangan, dan industri termasuk di antara sektor-sektor yang memimpin kenaikan di S&P 500.
Pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai bukti bahwa varian Omicron menyebabkan gejala yang lebih ringan daripada varian sebelumnya menjadi sentimen positif.
Beberapa ahli strategi mengatakan keuangan dan saham berorientasi nilai dapat memimpin pasar dalam waktu dekat karena investor bersiap untuk kenaikan suku bunga The Fed pada pertengahan tahun untuk mengekang inflasi yang tinggi. Sedangkan imbal hasil Treasury AS naik untuk hari perdagangan kedua. Menurut data Bloomberg, yield US Treasury tenor 10 tahun berada di 1,65%.
Baca juga: 273 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Naik 6.695
Mengutip Reuters, indeks S&P 500 turun 3,02 poin atau 0,06% dan berakhir pada 4.793. Nasdaq Composite turun 210,08 poin atau 1,33% menjadi 15.622. Dow Jones Industrial Average naik 214,59 poin atau 0,59% menjadi 36.799.
Sektor energi, keuangan, dan industri termasuk di antara sektor-sektor yang memimpin kenaikan di S&P 500.
Pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai bukti bahwa varian Omicron menyebabkan gejala yang lebih ringan daripada varian sebelumnya menjadi sentimen positif.
Beberapa ahli strategi mengatakan keuangan dan saham berorientasi nilai dapat memimpin pasar dalam waktu dekat karena investor bersiap untuk kenaikan suku bunga The Fed pada pertengahan tahun untuk mengekang inflasi yang tinggi. Sedangkan imbal hasil Treasury AS naik untuk hari perdagangan kedua. Menurut data Bloomberg, yield US Treasury tenor 10 tahun berada di 1,65%.
Lihat Juga :