Antam Sulap Kawasan Eks Tambang Liar Jadi Wisata Alam

Kamis, 13 Januari 2022 - 22:03 WIB
loading...
Antam Sulap Kawasan...
Kawasan Wisata Sungai Ciguha atau Ciguha River yang dulunya merupakan tempat penambangan liar atau gurandil dan sempat tercemar limbah berat, kini telah berubah menjadi tempat wisata. Foto/Dok
A A A
BOGOR - Kawasan Wisata Sungai Ciguha atau Ciguha River yang dulunya merupakan tempat penambangan liar atau gurandil dan sempat tercemar limbah berat, kini telah berubah menjadi tempat wisata . Berkat kerja sama berbagai pihak, kawasan tersebut telah berhasil 'disulap' menjadi kawasan wisata.

Tak hanya itu, kawasan Ciguha River sekaligus berperan sebagai sungai bio indicator terhadap pencemaran air demi mendukung SDG's. Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Kawasan Wisata Ciguha River di kawasan Kampung Ciguha, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Kamis (13/1/2022).

Baca Juga: Masih Banyak Tambang Ilegal di Kalsel yang Beroperasi

Adapun terbentuknya kawasan wisata ini diinisiasi para lokal heroes yang beberapa di antaranya merupakan mantan gurandil, yang juga mendapat dukungan dari PT Antam , serta unsur pemerintah setempat.

"Berbicara masalah tambang selalu menguntungkan, di sisi lain kalau pengelolaannya tidak profesional tidak sesuai dengan aturan bukan hanya keuntungan tapi juga madharat yang ada," ujar Uu Ruzhanul Ulum.

Pak Uu – panggilan akran Uu Ruzhanul – bersyukur atas perubahan yang terjadi. Kawasan eks tambang yang menjadi lebih hijau dan asri diharapkan mampu menghadirkan peradaban baru yang lebih indah dan tentram.

"Oleh karena itu dengan hijrahnya pola pikir masyarakat dan PT Antam, luar biasa atas nama Pemda Provinsi Jabar terima kasih mengubah Pongkor menjadi hebat, pulih seperti yang dirasakan kali ini," katanya.

"Alhamdulillah hari ini pengelolaan di sekitar Gunung Pongkor ini sudah sesuai, semoga tidak ada kemadharatan," sambungnya.

Sementara itu, nilai edukasi, konservasi, dan wisata dikombinasikan dari suasana alam dengan memanfaatkan aliran Sungai Ciguha. Di lokasi tersebut ditempatkan sejumlah Gazebo yang jadi tempat berkumpul wisatawan menikmati udara dan suasana di sana.

Wisatawan akan dapat menikmati suasana sejuk dari sebuah kolam ikan air yang cukup luas yang dihuni macam- macam jenis ikan. Keberadaan ikan itu pun menandai bahwa sungai Ciguha saat ini sudah terbebas dari limbah berat serta bahan kimia berbahaya lainnya.

Selain itu, juga terdapat kafe dengan suasana yang instagramable, cocok untuk berfoto, dengan ditunjang fasilitas- fasilitas lainnya yang dibuat unik dan 'eye catching'. Paling unik, lantai kafe tersebut berbahan kaca tebal tembus pandang, sehingga pengunjung bisa melihat permukaan air dengan ikan- ikan berenang sebagai pemandangan di kakinya.

"Kebangkitan masyarakat Pongkor, pengusaha yang ada di sini, serta penggerak lainnya membawa kebaikan untuk semua, karena Jabar Juara Lahir dan Batin, selain Juara ekonomi, moral dan akhlak, kelestarian alam juga harus juara," katanya.

Pak Uu pun mendoakan agar objek wisata Ciguha River membawa keberkahan untuk semua. Sehingga dengan perubahan yang ada masyarakat bisa lebih mandiri dan maju baik secara ekonomi, maupun aspek kehidupan lainnya.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan turut bangga atas pergeseran yang terjadi di kawasan sungai Ciguha tersebut. Apalagi tema yang dipilih adalah wisata alam, konservasi, sekaligus edukasi.

"Kabupaten Bogor mendukung, apalagi PT Antam menginisiasi dengan ‘local hero’ dan masyarakat," katanya.

Ia menekankan yang akan mendukung majunya sektor wisata adalah dengan infrastruktur yang baik. Ia meminta pihak kecamatan untuk memetakan infrastruktur mana saja yang jadi tanggung jawab pemerintah desa, kabupaten, ataupun provinsi.

"Berbicara wisata pertama yang harus diperhatikan adalah infrastruktur, saya minta kecamatan untuk mengidentifikasi mana tugas Kabupaten Bogor, kalau memang ini sebagai wisata edukasi sebagai pilot project," ucapnya.

Kepada para kepala desa, Iwan pun menekankan bahwa pihaknya punya program Samisade, atau Satu Miliar Satu Desa. Artinya program tersebut dapat dimanfaatkan desa untuk menggali potensi di desa seperti contohnya di kawasan Ciguha River.

Diketahui, PT Aneka Tambang Tbk melalui Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor kembali meraih peringkat Proper Emas atas kinerja perseroan dan inovasi pengelolaan lingkungan hidup serta sosial periode 2020-2021.

Baca Juga: KPK: Operasi Tambang Ilegal Perlu Penindakan Hukum

Antam pun meraih dua peringkat Proper Hijau melalui Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Bauksit Kalimantan Barat dan Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia. Tidak hanya itu, perseroan yang merupakan bagian dari Mind Id, BUMN di sektor pertambangan, juga meraih tiga peringkat Proper Niru melalui UBP Nikel Sulawesi Tenggara, UBP Nikel Maluku Utara dan anak usaha PT Cibaliung Sumberdaya.

Adapun peringkat Proper merupakan program penilaian kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penghargaan Proper Emas diberikan secara langsung oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ibu Siti Nurbaya, dalam Anugerah Lingkungan Proper 2021.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian dan ANTAM Jalin Sinergi Strategis
Harga Emas Ambruk Lagi...
Harga Emas Ambruk Lagi Rp30 Ribu, Satu Gram Dijual Rp2,7 Juta
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp26.000, Borong atau Tunggu Nanti?
Berbagi Keberkahan,...
Berbagi Keberkahan, Antam Safari Ramadan 1447H di Wilayah Operasi
Antam dan PTBA Sandang...
Antam dan PTBA Sandang Status Persero, Danantara Pastikan Tetap di Bawah MIND ID
Susunan Lengkap Direksi...
Susunan Lengkap Direksi dan Komisaris Antam usai Tunjuk Bos Baru
Merasakan Keunikan Budaya...
Merasakan Keunikan Budaya Mongol Tanpa Keluar Negeri
16 Tempat Wisata Gratis...
16 Tempat Wisata Gratis untuk Pemegang Kartu KJP, dari Ancol hingga Museum
Hingga Siang, Ragunan...
Hingga Siang, Ragunan Diserbu 25.870 Pengunjung
Rekomendasi
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved