Belum Final, Kemenhub Sebut Kenaikan Tarif KRL Masih Dikaji
Kamis, 13 Januari 2022 - 22:21 WIB
loading...
Kemenhub menyatakan penyesuaian tarif KRL Commuter Line Jabodetabek masih dalam pengkajian. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/rwa
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hingga saat ini belum memutuskan kenaikan tarif kereta rel listrik (KRL) . Penyesuaian tarif masih dalam pengkajian.
“Pemerintah masih mengkaji kapan waktu yang tepat untuk penyesuaian ini mempertimbangkan situasi yang ada. Saat ini, tarif KRL masih merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan No 17/2018,” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam keterangan resmi, Kamis (13/1/2021).
Baca juga: Tarif KRL Commuter Line Bakal Naik Jadi Rp5.000 Mulai April 2022
Menurut dia, wacana penyesuaian tarif KRL didasari beberapa pertimbangan, antara lain pelayanan yang diberikan pemerintah dengan pemberian subsidi atau pun pembangunan parasarana dan sarana kereta api sudah semakin baik.
"Misalnya, berkurangnya waktu tempuh dan waktu antrian masuk ke Stasiun Manggarai, yang sebelumnya memang cukup menghambat. Tak hanya itu, Pembangunan rel dwiganda, revitaliasi Stasiun Jatinegara, Stasiun Cikarang, Stasiun Bekasi, dan sebagainya juga telah memberi kemudahan, keamanan dan kenyamanan kepada konsumen KRL,” bebernya.
Baca juga: Tarif KRL Naik Jadi Rp5.000 Mulai April, Ini Tanggapan Penumpang
Tak hanya itu PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku operator juga melakukan peningkatan misalnya sistem ticketing, pelayanan di stasiun dan di atas kereta.
“Pemerintah masih mengkaji kapan waktu yang tepat untuk penyesuaian ini mempertimbangkan situasi yang ada. Saat ini, tarif KRL masih merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan No 17/2018,” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam keterangan resmi, Kamis (13/1/2021).
Baca juga: Tarif KRL Commuter Line Bakal Naik Jadi Rp5.000 Mulai April 2022
Menurut dia, wacana penyesuaian tarif KRL didasari beberapa pertimbangan, antara lain pelayanan yang diberikan pemerintah dengan pemberian subsidi atau pun pembangunan parasarana dan sarana kereta api sudah semakin baik.
"Misalnya, berkurangnya waktu tempuh dan waktu antrian masuk ke Stasiun Manggarai, yang sebelumnya memang cukup menghambat. Tak hanya itu, Pembangunan rel dwiganda, revitaliasi Stasiun Jatinegara, Stasiun Cikarang, Stasiun Bekasi, dan sebagainya juga telah memberi kemudahan, keamanan dan kenyamanan kepada konsumen KRL,” bebernya.
Baca juga: Tarif KRL Naik Jadi Rp5.000 Mulai April, Ini Tanggapan Penumpang
Tak hanya itu PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku operator juga melakukan peningkatan misalnya sistem ticketing, pelayanan di stasiun dan di atas kereta.
Lihat Juga :